Masyarakat Jepara Diminta Waspadai Penipuan Bermodus Pejabat
Faqih Mansur Hidayat
Jumat, 7 Juli 2023 13:36:49
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Jepara, Edy Sujatmiko menyontohkan, modus penipuan yang kerap terjadi yakni pemberian bantuan dari pejabat. Penipu menggunakan nomor dengan profil WhatsApp pejabat.
“Foto Pak Pj. Bupati dan foto saya sering digunakan. Dipasang untuk berkirim chat WA menawarkan bantuan tempat ibadah. Siapa pun yang tergiur diminta mentransfer uang terlebih dulu. Jangan percaya,” kata Edy Sujatmiko, saat bersilaturahmi dengan warga di Musala Roudlotul Mubtadi’in Desa Mangunan, Kecamatan Tahunan, Jumat (7/7/2023).
Bantuan tempat ibadah dia sebut sering digunakan sebagai modus penipuan. Pihaknya memastikan jajaran Pemkab Jepara tidak pernah memberi bantuan dengan pola tersebut. Karena itu pengurus tempat ibadah harus berhati-hati.
“Misalnya menunjukkan bukti transfer bantuan, lalu pengurus diminta mentransfer balik sejumlah uang. Jangan tertipu. Bukti transfer bisa dibuat,” jelas dia.
Baca Juga
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik
WhatsApp Channel
&
Google News



