Pj Bupati Sidak Penjualan Tiket Kapal Karimunjawa, Ini Hasilnya
Faqih Mansur Hidayat
Rabu, 23 Agustus 2023 10:37:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Penjabat (Pj) Bupati Jepara Edy Supriyanta akhirnya menyidak Pelabuhan Kartini Jepara. Sidak tersebut dalam rangka memastikan kebenaran isu dugaan calo tiket Kapal Siginjai Jepara-Karimunjawa.
Bersama Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Jepara Ony Sulistijawan, Edy Supriyanta mendatangi pelabuhan saat loket penjualan tiket masih buka, Rabu (23/8/2023). Pada pukul 06.15 WIB, tiket kapal sudah ludes untuk 202 penumpang. Diketahui, loket dibuka dua jam sebelum keberangkatan kapal.
”Hingga jam 6.15 ini tiket sudah 100 persen habis dari kapasitas kapal 202 penumpang. Tidak ada calo,” kata Edy.
Dirinya meminta khusus kepada PT ASDP Indonesia Ferry untuk memberikan solusi terkait banyaknya penumpang yang tidak terakomodir. Edy berharap perusahaan jasa itu meningkatkan kapasitas Kapal Siginjai atau menambah kapal tambahan lain.
Terkait penjualan tiket KM Siginjai yang dikeluhkan oleh warganet, Pj. Bupati mengaku sudah bersurat kepada Direktur Utama ASDP agar penjulan dapat dilakukan secara online. Edy mengatakan, seluruh permintaan tersebut sudah diterima oleh pihak ASDP dan sedang dikaji. Sehingga masyarakat diminta untuk mengikuti alur pembelian yang selama ini berjalan hingga pembaharuan dari ASDP diumumkan.
”Untuk biro wisata, kami minta untuk menunjukkan kartu identitas biro dan surat resmi dari biro yang berisi daftar wisatawan yang akan diberangkatkan," tegas Edy.
Edy berharap, dengan adanya peraturan tersebut, seluruh penumpang terakomodir dengan baik dan tertib. Rencananya Pj Bupati pada Jumat nanti akan mengecek kembali peraturan yang diberlakukan.
Terkait pengoperasian Bandara Dewadaru, Pj Bupati mengatakan, bandara tersebut siap dioperasikan tahun ini. Sebab beberapa waktu lalu bandara tersebut melakukan renovasi dan perluasan agar dapat menampung pesawat yang lebih besar dan representatif sebagai pintu gerbang Karimunjawa yang mempesona.
”Kita sedang menunggu maskapai yang siap melakukan penerbangan dari Semarang ke Karimunjawa, harapannya ini bisa menjadi transportasi alternatif,” pungkasnya.
Editor: Dani Agus



