Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Tingkat kejahatan atau kriminalitas di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah, masih tinggi selama tahun 2023. Kondisi ini pun dinilai masih sangat mengkhawatirkan.

Kapolres Jepara, AKBP Wahyu Nugroho Setyawan dalam rilis akhir tahun 2023 menyebutkan, jumlah kasus kriminalitas di Kota Ukir tahun 2023 sebanyak 260 kasus. Angka itu turun enam kasus dibanding tahun 2022 sebanyak 266.

”Tingkat kriminalitas turun 2 persen dari tahun lalu,” kata Wahyu di Mapolres Jepara, Jumat (29/12/2023).

Wahyu mengungkapkan, jumlah kejahatan paling banyak berupa kejahatan konvensional. Dari 215 laporan yang masuk, pihak Kepolisian telah menindaklanjutinya sebanyak 151 laporan.

Wahyu merinci, kejahatan konvensional itu seperti 37 kasus pencurian dengan pemberatan, 9 kasus pencurian dengan kekerasan, 2 kasus pemerkosaan, 24 kasus penipuan, 2 kasus pencabulan, 10 kasus perjudian, 4 kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) dan sejumlah kasus lainnya.

Adapun kejahatan transnasional itu seperti peredaran narkotika. Tahun 2022 lalu, jumlah kasusnya sebanyak 39. Sedangkan tahun ini sebanyak 37 kasus.

Sementara untuk kejahatan tindak pidana ringan, Polres Jepara telah menindak 32 kasus peredaran minuman keras (miras) dengan berbagai jenis dan merek. Adapun barang buktinya sebanyak 2.612 botol alkohol dan 2.509 liter miras oplosan.

Melihat data-data tersebut, Wahyu menyatakan akan terus meningkatkan ketertiban dan keamanan masyarakat. Sejumlah kasus besar yang selama setahun ini terungkap diharapkan bisa menjadi pelajaran bagi masyarakat Kabupaten Jepara.

”Soal kamtibmas, ke depan akan kami tingkatkan. Juga dengan penindakan tegas pada kasus-kasus yang muncul di masyarakat,” tandas Wahyu.

Editor: Supriyadi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler