Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, JeparaBanjir yang merendam Desa Dorang, Kecamatan Nalumsari, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah sudah mulai surut. Warga pun berangsur-angsur mulai kembali ke rumah.

Pantauan Murianews.com, sebagian rumah masih terendam banjir. Namun kedalamannya sekitar 20 sentimeter. Sementara di jalan desa, kedalaman air masih sekitar 60 sentimeter.

Warga pun sudah dengan mudah mengakses jalan. Sebagian dari mereka sudah mulai membersihkan rumahnya yang sempat terendam banjir.

Penurunan debit air di permukiman terjadi mulai tadi malam, Minggu (18/3/2024). Warga yang sebelumnya mengungsi di kompleks Balai Desa Dorang pagi tadi langsung kembali ke rumah.

Sebelumnya, air sempat merendam permukiman dengan ketinggian sekitar 2,1 meter pada hari ke dua. Akibatnya, warga harus dilakukan evakuasi.

Salah satu warga yang sudah kembali dari pengungsian yakni Rukanah. Ia bersama keluarganya kembali pagi tadi.

Sesampainya di rumah, Rukanah dan keluarga langsung bersih-bersih. Banjir rupanya telah merendam kasur dan lemari. Beruntung, tak ada barang-barang berharga yang ikut terendam.

”Banjir masuk kamar. Kasur semua terendam. Tapi sekarang sudah bisa pulang, sudah surut dari tadi malam,” kata Rukanah, Senin (18/3/2024).

Diketahui, jumlah warga Des Dorang yang terdampak banjir sebanyak 1.039 kartu keluarga (KK) atau 3.134 jiwa yang tersebar di RW 2 dan RW 3. Sementara ini, total warga yang mengungsi sebanyak 445 jiwa. Rinciannya, 228 warga di pengungsian. Sedangkan sisanya mengungsi di rumah keluarga yang rumahnya selamat dari banjir.

Sementara itu, banjir masih merendam 120 hektare area persawahan di Desa Dorang. Padi yang kurang dari dua pekan itu akan panen, kini terancam puso.

Sampai saat ini, dapur umum masih berdiri di Balai Desa Dorang. Dapur umum berkapasitas sekitar 3.000 bungkus ini masih dibutuhkan untuk makan buka puasa dan sahur.

Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler