Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Bakal calon gubernur (bacagub) Jawa Tengah, Sudaryono, menggelar rapat internal dan konsolidasi dengan kader Partai Gerindra di di Resto Maribu Jepara, Senin (27/5/2024). Konsolidasi ini untuk menyongsong pemilihan Gubernur Jawa Tengah (Pilgub Jateng) dan Pilkada Jepara 2024.

Sudaryono yang juga sebagai Ketua DPW Partai Gerindra Jawa Tengah mengatakan, konsolidasi tersebut juga sekaligus menjadi ajang bagi dirinya untuk menawarkan dan memperkenalkan diri kepada masyarakat.

Sebab pada Pilkada mendatang, ia mengklaim diperintahkan oleh Prabowo Subianto, Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Gerindra Prabowo Subianto untuk maju sebagai Calon Gubernur Jawa Tengah.

”Saya sudah diperintah oleh Pak Prabowo, untuk maju, ikhtiar, dan ini bagian dari ikhtiar. Kegiatan konsolidasi ini manfaatnya banyak, salah satunya sekalian untuk mengecek gelombang Pilkada yang di daerah seperti apa, sekaligus ngiras-ngirus bagi saya untuk memperkenalkan dan menawarkan diri pada masyarakat,” terangnya.

Sesuai dengan arahan dari DPP, ia mengatakan bahwa Partai Gerindra pada Pilkada mendatang akan menempatkan kadernya untuk menempati posisi eksekutif. Baik menjadi Gubernur/Wakil Gubernur, Bupati/Wakil Bupati, serta Wali Kota/Wakil Wali Kota.

Di Jawa Tengah sendiri, ia mengatakan sudah terdapat 25-30 kader Partai Gerindra yang sudah siap untuk dicalonkan dalam Pilkada mendatang.

Terkait, posisinya ia mengatakan jika di suatu daerah tersebut Partai Gerindra posisinya cukup kuat, maka kader tersebut akan diperintah untuk maju sebagai Calon Bupati, namun jika kurang kuat maka menjadi wakil bupati.

”Sesuai keputusan yang diambil oleh pimpinan kita di Jakarta, untuk Pilkada Partai Gerindra ingin menempatkan kadernya di eksekutif. Targetnya kalau kuat jadi Bupati, lemah jadi wakil bupati. Saat ini sudah ada 25-30 kader untuk kita dorong duduk di eksekutif,” ungkapnya.

Editor: Supriyadi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler