Masih Ada 4.082 Anak Tak Sekolah, Disdikpora Jepara Siap Jemput Bola
Faqih Mansur Hidayat
Jumat, 2 Mei 2025 15:09:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Pada momen hari pendidikan nasional (Hardiknas) 2025, Pemerintah Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) harus menerima fakta memilukan. Betapa tidak, saat ini terdapat 4.082 anak tidak sekolah (ATS).
Data tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Jepara Ali Hidayat, Jumat (2/5/2025). Mereka rata-rata dari kalangan anak usia 7-18 tahun.
”Nanti kita sisir. By name by address-nya sudah ada itu. Nanti action kita menyelesaikan 4.082 (ATS) itu untuk kembali ke sekolah,” ujar Ali.
Ali mengatakan, para ATS itu diutamakan akan disekolahkan di sekolah-sekolah nonformal atau pusat kegiatan belajar masyarakat (PKBM). Dia menyebut di semua kecamatan di Kabupaten Jepara sudah ada sekolah tersebut.
“Nanti kita tetap jemput bola. Jadi data yang ada itu, akan kita (dinas terkait) sisir bersama-sama,” kata Ali.
Sebelumnya, Pemkab Jepara juga menggandeng Insan Purnakaryawan Pendidikan dan Kebudayaan (IPPK) untuk mendampingi ATS.
Sejauh ini organisasi itu sudah berperan penting dalam pengembangan sumber daya manusia (SDM), pelestarian dan pengembangan budaya lokal, serta bersinergi dengan pemerintah demi mewujudkan program-program daerah.
Menurut pemerintah daerah, untuk menyelesaikan masalah ATS itu, dibutuhkan keterlibatan dari berbagai pihak. Tidak hanya pemerintah, tetapi juga masyarakat, dunia usaha, dan organisasi kemasyarakatan.
Menggalang Bantuan...
- 1
- 2



