Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Dari keterangan para saksi, AKP Wildan menerangkan bahwa kebakaran itu terjadi pukul 05.00 WIB. Kebakaran itu pertama kali diketahi saat saksi hendak ke sawah melewati warung tersebut. Warung sudah dalam kondisi terbakar.

”Setelah itu saksi memberitahu kepada korban bahwa warungnya terbakar,” terang AKP Wildan, Senin (14/7/2025).

Mendapati kabar itu, lanjut Wildan, nenek Sawijah langsung menuju warungnya. Dia berusaha memadamkan api dengan mengambil air dari sungai. Namun api tak bisa dipadamkan.

Nenek Sawijah tak bisa menyelamatkan barang-barangnya. Barang dagangan seperti minuman kemasan, mie, kerupuk dan makanan ringan, susu, kopi saset, tempat penyimpanan air panas, peralatan makan dan alat masak lenyap dilahap si Jago Merah.

Kemudian, korban memberitahukan kepada tetangganya untuk melaporkan peristiwa itu kepada pihak Pemerintah Desa Banyumanis.

”Semuanya ludes terbakar. Yang tersisa hanya tiang warung dari kayu dan atap dari asbes. Kerugiannya ditaksir kurang lebih Rp 1 juta,” sebut Wildan.

Hingga saat ini, pihak Kepolisian masih belum mengetahui penyebab kebakaran tersebut. Polisi kini tengah melaksanakan penyelidikan.

Editor: Supriyadi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler