Antisipasi Demo Pati, Polres Jepara Amankan Perbatasan
Faqih Mansur Hidayat
Rabu, 13 Agustus 2025 15:58:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Polres Jepara turut menjaga kondusifitas demonstrasi (Demo Pati) yang sedang berlangsung di Alun-alun Pati, Rabu (13/8/2025). Salah satu upayanya yakni menjaga ketat perbatasan antara Jepara dan Pati.
Kapolres Jepara AKBP Erick Budi Santoso mengatakan, penyekatan akan difokuskan di dua titik strategis. Masing-masing di Kecamatan Keling (wilayah perbatasan Jepara-Pati) dan Kecamatan Nalumsari (perbatasan Jepara-Kudus).
“Polres Jepara menyiagakan 119 personel untuk penyekatan. Personel akan disebar di dua titik hingga situasi di lapangan dipastikan aman dan terkendali,” ujar kata Kapolres, Rabu (13/8/2025).
Kapolres menyatakan, tujuan utama penyekatan ini adalah untuk menghindari potensi gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas). Serta mencegah adanya warga Jepara yang tidak berkepentingan ikut dalam kerumunan massa demo Pati.
“Penyekatan ini untuk mencegah kerumunan yang tidak terkendali dan potensi kekisruhan. Jangan sampai warga kami ikut-ikutan dan malah terdampak kericuhan,” jelasnya.
Meski demikian, Polres Jepara tidak memberlakukan pengalihan arus lalu lintas selama aksi demo Pati berlangsung. Aktivitas kendaraan tetap berjalan normal, kecuali jika situasi mendesak.
Pihaknya menambahkan, jika diminta bantuan tambahan ke lokasi aksi Demo Pati, Polres Jepara telah menyiapkan personel tim Dalmas dan Raimas. Mereka siap diperbantukan sebagai pasukan Bawah Kendali Operasi (BKO).
“Kami siap BKO jika diminta. Sudah kami siapkan tim Dalmas dan Raimas untuk bergabung ke Pati (Mengamankan Demo Pati),” katanya.
Pihak kepolisian juga mengimbau warga Jepara untuk tidak ikut terlibat dalam aksi demo Pati. AKBP Erick berharap, persoalan di Kabupaten Pati diselesaikan oleh masyarakat setempat tanpa perlu campur tangan warga luar.
“Biarlah permasalahan di Pati diselesaikan warga Pati. Kami tidak ingin warga Jepara terkena imbas jika terjadi hal yang tidak diinginkan,” tutupnya.
Editor: Budi Santoso



