Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Rencana proyek pelabuhan niaga internasional di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) masih jalan di tempat. Namun, Bupati Jepara Witiarso Utomo mengklaim semakin banyak investor yang tertarik.

Witiarso Utomo menyampaikan, saat ini pihaknya masih menyiapkan feasibility studies (FS) atau studi kelayakan. Anggarannya pun baru didapat setelah perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Kabupaten Jepara 2025.

“Banyak investor (yang mendekat). Tapi kita enggak bisa (berbuat banyak). Karena kita enggak punya FS-nya. FS-nya ini belum ada. Apa yang mau disampaikan ke investor?” kata Witiarso Utomo, Jumat (15/8/2025).

Karena belum ada studi kelayakan itu, Witiarso Utomo mengungkapkan, akhirnya banyak komunikasi dengan calon investor yang berhenti. Sebab pihaknya belum punya data apapun untuk menguatkan atau meyakinkan investor.

“FS-nya kita buat tahun ini. Kemungkinan selesai Desember 2025 nanti. Setelah itu kita baru bisa jualan (menawarkan proyek pelabuhan) di Januari 2026,” jelas Witiarso Utomo

Sebelumnya, sudah ada calon investor dari Spanyol yang melirik proyek pelabuhan tersebut. Bahkan, Witiarso Utomo sudah membawa Duta Besar Spanyol untuk Indonesia ke calon lokasi pelabuhan beberapa bulan lalu.

Direncanakan, pelabuhan itu akan berdiri di lahan seluas 900 hektar. Lokasinya di tanah milik Perhutani dan PTPN IX. Pesisir itu dipilih sebagai calon lokasi pelabuhan karena pemerintah menganggap karakter lautnya yang dalam dan stabil.

Menurut Witiarso Utomo Proyek pelabuhan ini membutuhkan anggaran sebesar Rp 71 triliun. Untuk itu, Pemkab Jepara menggantungkan proyek itu kepada para investor. Di mana sampai saat ini belum ada yang serius meliriknya.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler