Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Pekan Madaris Rabuthah Ma'ahid Islamiyah (RMI) Pengurusan Wilayah Nahdlatul Ulama (PWNU) Jawa Tengah (Jateng) digelar di Pondok Pesantren Walisongo, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara.

Ketua RMI PWNU Jateng, KH Ahmad Fadlulloh Turmudzi menyebut, pekan madaris ini berlangsung selama dua hari (11-12/10/2025). Gelaran ini diikuti oleh 22 kafilah atau kabupaten se-Jateng. 

Pekan madaris ini merupakan yang pertama kali diadakan oleh RMI di tingkat provinsi, bahkan menjadi percontohan di Indonesia,” kata dia

Baginya, pekan madaris ini tak sekadar perlombaan. Melainkan bagian dari ikhtiar untuk menjaga eksistensi madrasah diniyyah sebagai lembaga pendidikan akar rumput NU.

”Ini adalah bentuk syiar dan konsolidasi. Bahwa RMI memiliki tanggungjawab untuk menguri-uri tradisi keilmuan pesantren, terutama kitab kuning. Madrasah diniyyah adalah cikal bakal lahirnya ulama dan tokoh NU di masa depan,” jelas KH Fadlulloh.

Selain itu, lanjut dia, agenda ini merupakan kelanjutan dari program Sambang Pesantren yang selama ini dijalankan RMI PWNU Jateng. Hingga kini, sudah ada 30 madrasah yang telah disambangi. Rencananya, enam madrasah lain akan diselesaikan dalam waktu dekat.

”Dari kunjungan itulah kami menyusun program kerja berbasis kebutuhan riil di lapangan,” imbuh dia.

dukungan... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler