Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara Investor China, Korrun Grup membuka pabrik garmen di kawasan industri padat karya Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng). Perusahaan asing ini menargetkan bakal menyerap 50 ribu karyawan.

Hari ini, Senin (27/10/2025), salah satu bagian dari Korrun Group, PT Formosa Indonesia Industrial Park di Kecamatan Mayong, diresmikan. Ini merupakan cabang ke lima yang berdiri di Jateng.

Chairman Korrun Group, Fan Jin Song menyampaikan, selama sepuluh tahun membuka pabrik di Indonesia, sudah ada 20 ribu karyawan yang terserap. Sedangkan, pada tahun 2025-2030, pihaknya berencana untuk memperluas pabrik garmen di Kawasan Industri Mayong. Korrun Group memproyeksikan adanya penambahan luas area pabrik dan lini usaha baru.

“Sehingga dapat meningkatkan jumlah karyawan mencapai 50.000 orang,” sebut Fan Jin Song.

Dengan begitu, pihaknya berharap dapat memberikan manfaat nyata. Baik secara langsung maupun tidak langsung kepada masyarakat Kota Ukir. Menurutnya, perkembangan industri manufaktur di Indonesia yang dinamis menjadi sebuah tantangan serta kesempatan bagi Korrun Group untuk mengembangkan industri di Indonesia.

Dengan bertambahnya lini usaha Korrun Group saat ini menjadi produksi tas, koper, garmen, kain rajut, dan pakaian jadi, dia berkeyakinan dengan investasi yang ada serta kolaborasi yang baik antara pengusaha, pemerintah, serta masyarakat akan menciptakan ekosistem industri manufaktur yang baik dan berkelanjutan.

Fan Jin Song percaya, bahwa dengan iklim investasi serta industri yang baik di sektor hulu maupun hilir, pihaknya sebagai pelaku usaha akan dapat terus berkontribusi lebih banyak dalam peningkatan penerimaan pajak, penciptaan lapangan pekerjaan, dan berpartisipasi aktif dalam peningkatan kesejaheteraan masyarakat.

“Itu sebagai langkah kongkrit kami dalam berkontribusi mendukung program-program pemerintah dalam usaha Pembangunan nasional,” pungkasnya.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler