Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Sebagian besar warga Desa Bandungrejo, Kecamatan Kalinyamatan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) menolak pembangunan koperasi desa (kopdes) merah putih. Pasalnya, gedung kopdes itu akan dibangun di lapangan sepakbola.

Dalam video amatir yang diterima Murianews.com, warga terlihat menghentikan paksa proses pendirian bangunan kopdes merah putih di area lapangan itu. Terlihat sebagian tanah sudah dikeruk untuk dibuat pondasi. Aksi penolakan itu dilakukan pada Rabu (3/12/2025).

Abdul Rois, Ketua  RT 1 RW 3 menyatakan, mayoritas warga menolak pembangunan kopdes merah putih di lapangan tersebut. Sebab lapangan itu merupakan satu-satunya lapangan sepakbola di Desa Bandungrejo. Lapangan itu merupakan aset desa.

Dia menceritakan, beberapa waktu lalu saat dia hadir dalam rapat di balai desa, telah disepakati bahwa bangunan akan didirikan di salah satu sawah bengkok desa. Namun, oleh Danramil setempat, sawah tidak diperbolehkan menjadi kopdes.

“Akhirnya Danramil usul (pendirian bangunan) di lapangan,” kata Rois saat dihubungi Murianews.com lewat sambungan telepon, Jumat (5/12/2025).

Usulan itu menimbulkan pro kontra. Kemudian, pihak pemerintah desa melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Belum menyeluruh sosialisasi dilakukan, eksekusi pembangunan gedung kopdes merah putih tiba-tiba dilaksanakan pada Senin (1/12/2025).

Dari 27 RT dan 9 RW, sebut Rois, baru sekitar lima RT yang menyatakan persetujuan tentang pembangunan kopdes merah putih di lapangan tersebut. Sedangkan lainnya masih perlu musyawarah dengan warga masing-masing.

”Belum ada sosialisasi menyeluruh, tapi tiba-tiba sudah dieksekusi. Tanpa persetujuan RT dan warga. Saya belum menyatakan persetujuan,” jelas Rois.

Garis lapangan...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler