Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Jepara – Nama Ahmad Rifai tiba-tiba menjadi buah bibir masyarakat, setelah bersama jemaahnya, melaksanakan zikir di Candi Prambanan. Saat dia berzikir, wisatawan merekam dan mengunggahnya di media sosial (medsos), lalu viral.

Saat ditemui di padepokannya di Desa Karangrandu, Kecamatan Pecangaan, Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (8/1/2026), dia sedang bersantai. Kebetulan sedang tak ada jemaah.

Pria berambut gondrong berusia 47 tahun itu adalah pemipin jemaah zikir bernama Mujahadah Tauhid Eyang Semar Sabdo Palon. Latar belakang pendidikannya hanya sampai kelas 3 Sekolah Dasar.

”Setelah itu hanya jadi wong angon (penggembala). Dalam perjalanan ruhaniah, Alhamdulillah saya menemukan seorang guru yang membimbing ruhaniyah dalam majelis zikir di Tangerang Cipondoh, yang bernama KH Nafis. Beliau sudah almarhum,” kata Rifai.

Dari gurunya itulah, dia mengaku mendapatkan mandat untuk melanjutkan mujahadah tersebut. Lalu mujahadah itu terus berkembang sampai saat ini. Ratusan orang dari berbagai kota telah menjadi jemaahnya.

Soal zikir di Candi Prambanan, Rifai menyebut itu menjadi salah satu rangkaian perjalanan yang dilaksanakan pada 25 Desember 2025 lalu.

Sebelum ke Candi Prambanan, dia bersama puluhan jemaahnya menggelar ritual ’menghadap’ Nyi Roro Kidul dan Syeh Maulana Maghribi di Parangtritis.

Setelah itu, dia melanjutkan perjalanan ke Candi Prambanan lalu ke Candi Borobudur di hari yang sama.

Tak Ada Tendensi Apapun... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler