Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, JeparaBencana di Jepara, Jawa Tengah masih belum mereda. Sejumlah desa masih dilaporkan tergenang banjir dan penanganan longsor di Desa Tempur, Kecamatan Keling masih berlangsung.

Seiring dengan itu, Dinsospermades Jepara menyiagakan dapur umum di sejumlah titik. Salah satunya di Desa Tempur, Kecamatan Keling.

Kabid Rehabilitasi Perlindungan dan Jaminan Sosial (RPJS) Dinsospermades Jepara, Iman Bagus menyebut dapur umum sudah beroperasi di sejumlah tempat terdampak bencana.

Di Desa Tempur, Kecamatan Keling, satu dapur umum berdiri untuk memastikan kebutuhan pangan sekitar 3.600 warga di desa tertinggi di Jepara itu.

Sebelumnya, di Posko Destana Damarwulan juga menyuplai makanan untuk Desa Tempur dan Desa Sumberrejo. Namun kini sudah digeser ke wilayah Jepara selatan, tepatnya di kantor Kecamatan Kalinyamatan.

Pemindahan dilakukan agar distribusi bantuan makanan dapat menjangkau wilayah terdampak banjir secara lebih efektif.

Dari dapur umum ini, makanan siap santap didistribusikan untuk korban banjir di Desa Gerdu, Kecamatan Pecangaan sebanyak 525 jiwa. Lalu Desa Batukali, Kecamatan Kalinyamatan sebanyak 675 jiwa.

”Yang terdampak di Desa Gerdu 525, Desa Batukali 675, dan Sowan 937. Total sementara 2137. Untuk Welahan dan Desa Ketilengsingolelo dapur mandiri,” sebut Iman.

Terus Dipantau... 

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler