Geger, Lansia Asal Kuasen Jepara Ditemukan Mengambang di Sungai
Faqih Mansur Hidayat
Kamis, 15 Januari 2026 16:41:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Warga Desa Kuwasen, Kecamatan Jepara, Jawa Tengah (Jateng) digegerkan dengan penemuan mayat warga lanjut usia (lansia) di aliran sungai, Kamis (15/1/2026). Rupanya, mayat itu adalah warga setempat.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara, Arwin Noor Isdiyanto menyebut, lansia itu bernama Ali Mukayat, warga RT 12 RW 4 Desa Kuwasen yang diperkirakan usianya sekitar 60 tahun.
Mayat lansia itu pertama kali dilihat warga berada di aliran sungai dekat jembatan Kuwasen. Setelah dievakuasi, mayat sempat dibawa ke RSUD Ra Kartini Jepara untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut.
“Kondisinya saat ditemukan sudah meninggal dunia,” sebut Arwin.
Arwin menerangkan bahwa lansia dengan tinggi badan itu pertama kali ditemukan, masih mengenakan celana dalam warna kuning dan merah motif kartun hewan.
Dari hasil pemeriksaan dokter, jelas Arwin, terdapat luka robek panjang 12 sentimeter dan lebar 0,1 sentimeter pada kepala, terdapat jembatan jaringan, terdapat luka lecet di dahi kanan sepanjang 0,5 sentimeter lebar 0,2 sentimeter.
“Belum terdapat kaku mayat, belum terdapat lebam mayat, tanda-tanda kekerasan tidak ditemukan,” terang Arwin.
Saat ini, jenazah lansia tersebut sudah berada di rumah duka. Rencananya akan dimakamkan sore ini di pemakaman umum setempat.
Editor: Supriyadi



