Bulog Salurkan Bantuan Beras 1 Ton pada Korban Banjir Jepara
Faqih Mansur Hidayat
Kamis, 15 Januari 2026 18:17:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Perum Badan Urusan Logistik (Bulog) mendistribusikan bantuan beras 1 ton untuk korban banjir di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng), Kamis (15/1/2026).
Bantuan itu diserahkan melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jepara di dapur umum Kecamatan Kalinyamatan.
Direktur SDM dan Transportasi Perum Bulog Sudarsono Hardjosoekarto mengatakan, bantuan beras merupakan bagian dari tugas Bulog sesuai peraturan perundang-undangan.
Bantuan tersebut ditujukan untuk mendukung penanganan bencana. Sekaligus membantu pemenuhan kebutuhan pangan warga.
”Bulog menyalurkan bantuan bencana berupa beras premium sesuai undang-undang dan peraturan presiden. Bantuan ini diharapkan membantu warga terdampak sekaligus mendukung Pemkab Jepara,” ujarnya.
Selain memastikan stok untuk korban bencana aman, Sudarsono juga memastikan stok cadangan pangan nasional terus terjaga. Stok dijaga melalui pengelolaan gudang dan distribusi antardaerah bila diperlukan.
Sangat Membantu...
Saat menerima bantuan itu, Wakil Bupati Jepara M Ibnu Hajar, mengapresiasi dukungan Perum Bulog. Bantuan beras dinilai sangat membantu operasional dapur umum bagi warga terdampak banjir.
”Kami mengucapkan terima kasih kepada Bulog atas bantuan berasnya, ini sangat bermanfaat kepada masyarakat Kabupaten Jepara,” ujarnya.
Disebutkan, dapur umum di Kecamatan Kalinyamatan telah beroperasi selama tiga hari. Dalam setiap proses memasak, fasilitas tersebut menyiapkan sekitar 2.337 porsi.
Kegiatan memasak dilakukan tiga kali dalam sehari. Distribusi makanan menjangkau empat desa terdampak banjir, yakni Desa Batukali, Gerdu, Kaliombo, dan Sowan Kidul.
Editor: Zulkifli Fahmi



