Mendesak Tersedia, Fasilitas Penitipan Anak di Pabrik Jepara
Faqih Mansur Hidayat
Kamis, 26 Februari 2026 18:56:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Para buruh pabrik di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) mendesak dihadirkannya fasilitas penitipan anak atau daycare di tempatnya bekerja.
Yeni Pujiastuti, salah satu buruh pabrik PT Sami-JF, merasa sangat butuh adanya daycare. Sebagai buruh yang selalu bekerja seharian dan bahkan kerap lembur, memaksanya untuk tidak punya banyak waktu dengan anak.
Secara otomatis, waktu untuk mencurahkan kasih sayang dan bahkan pengawasan terhadap anak, juga semakin terbatas.
”Kurangnya waktu bersama anak, apalagi saat overtime (lembur), membuat kedekatan emosional dengan anak menjadi kurang,” kata Yeni saat audiensi dengan bupati Jepara, Kamis (26/2/2026).
Hal itu juga dikuatkan Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia (FSPMI). Salah satu perwakilannya dalam audiensi ini, Yohanes mendesak agar fasilitas daycare disediakan di seluruh perusahaan yang ada.
Sebab, fasilitas penitipan anak akan memberikan ketenangan bagi para pekerja saat menjalankan tugasnya.
”Daycare ini sangat penting. Dengan adanya fasilitas tersebut, para pekerja bisa bekerja dengan lebih tenang dan kebutuhan anak juga bisa terpenuhi secara optimal,” ujarnya.
Menanggapi itu, Bupati Jepara Witiarso Utomo menyatakan akan merealisasikan fasilitas daycare tersebut. Di sisi lain, pihaknya berkepentingan untuk mewujudkan kabupaten layak anak.
”Nanti kita datangi semua perusahaan dan kita sampaikan program nasional daycare ini," jelas Wiwit.
Kolaborasi Pemerintah dan Pengusaha...
- 1
- 2



