Belum Punya Lahan, 78 Desa di Jepara Tak Punya Kopdes Merah Putih
Faqih Mansur Hidayat
Jumat, 13 Maret 2026 16:45:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Sebanyak 78 di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) yang belum menentukan lokasi koperasi desa atau kopdes merah putih. Pasalnya, sampai saat ini di desa-desa itu belum memiliki lahan.
Pasi Intel Kodim 0719/Jepara, Letda Inf Devi Norma mengatakan, Tim dari Kodim Jepara masih mengupayakan agar seluruh desa/kelurahan mendapatkan lahan untuk kopdes merah putih.
Antara lain dengan koordinasi kepada Pemkab Jepara agar memberikan lahan milik Pemkab yang bisa dimanfaatkan.
”Kami sudah koordinasikan, tapi memang sulit. Seperti di perkotaan Jepara, cari lahan seluas 600 meter untuk KDKMP ini sulit,” ungkap Devi.
Meskipun ada 78 desa yang belum menemukan lahan represetatif, lanjut Devi, namun secara umum desa/kelurahan sudah dalam proses dan selesai pembangunan.
Dari 195 desa/kelurahan yang ada, Devi menyebut ada 117 titik kopdes merah putih yang sudah tersedia titik lokasinya. Rinciannya, terdapat 101 yang masih proses pembangunan, 12 lainnya sudah 100 persen atau selesai pembangunan.
”Progres pembangunannya bervariasi, ada yang kurang 50 persen, 50 persen, dan 100 persen,” jelasnya.
Adapun kopdes merah putih yang sudah rampung 100 persen adalah, Desa Karanganyar, Gelang, Daren, Jerukwangi, Buaran, Jebol, Bendanpete, Kalipucang, Balong, Bugo, Somosari dan Dermolo.
Proses...
- 1
- 2



