Proyek Jalur Alternatif Sumanding-Tempur Butuh Dana Rp 14 Miliar
Faqih Mansur Hidayat
Senin, 30 Maret 2026 12:25:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Rinciannya, pembukaan akses berupa galian dan urugan dengan panjang 4,3 kilometer. Lalu pembuatan jalan baru tebal 25 sentimeter dan AC-BC tebal 6 sentimeter, panjang 5,3 kilometer dan lebar 3 meter.
Kemudian overlay full ruas Aac-BC tebal 4 sentimeter, panjang 8,3 kilometer dan lebar 3 sentimeter.
”Hitungan kasar, (kebutuhan anggaran) sekitar Rp 14 miliar. Tahun ini mulai kita cicil pengerjaannya,” jelas Hery kepada Murianews.com, Senin (30/3/2026).
Pembukaan jalur alternatif ini diyakini menjadi solusi terbaik untuk Desa Tempur yang rawan longsor. Masyarakat akan lebih memilih jalur ini dibanding dua jalur yang sebelumnya ada.
Sebab jaraknya terbilang paling dekat. Selain itu, mobilitas barang dan orang baik keluar maupun masuk Desa Tempur juga semakin optimal.
Editor: Dani Agus



