Akan Ada Gus Iqdam di Rangkaian Hari Jadi Jepara, Berikut Jadwalnya
Faqih Mansur Hidayat
Selasa, 7 April 2026 19:45:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Masyarakat Kota Ukir akan merayakan Hari Jadi Jepara ke 477 pada 10 April 2026. Dalam rentetan acaranya, akan ada pendakwah kondangan Gus Iqdam yang dijadwalkan akan berlangsung pada Selasa (14/4/2026) malam di Alun-alun Jepara 1.
Rangkaian Hari Jadi Jepara ini akan dimulai dengan ziarah ke makam-makam leluhur pada besok pagi, Rabu (8/4/2026).
Lalu pada Kamis, (9/4/2026) akan digelar sendra tari Ratu Kalinyamat yang dilanjutkan dengan kirab luwur atau kain makam dari Pendapa RA Kartini menuju Makam Mantingan, Kecamatan Tahunan. Kirab dijadwalkan dimulai pukul 13.00.
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan (Disparbud) Jepara Ali Hidayat menyebut, kirab tahun ini melibatkan sekitar seribu peserta. Mereka berasal dari unsur perangkat daerah, camat, kepala puskesmas, perwakilan kecamatan, hingga masyarakat.
”Peserta kurang lebih seribu orang, termasuk dari perangkat daerah dan masyarakat,” sebutnya, Selasa (7/4/2026).
Tunggangi Kuda...
Ali menyampaikan, rombongan Forkopimda akan menunggang kuda selama kirab berlangsung. Pemeran Ratu Kalinyamat juga akan ikut dalam arak-arakan tersebut.
”Istri unsur Forkopimda menggunakan kereta kuda. Sejumlah peserta lain akan mengikuti kirab, ada yang pakai sepeda ontel tua,” kata Ali.
Kirab juga akan diiringi pertunjukan drumben secara estafet. SMP Negeri 2 Jepara dijadwalkan tampil dari Tugu PKK hingga Masjid Krapyak. Penampilan kemudian dilanjutkan SMP Negeri 3 Jepara sampai Mantingan
Setibanya di Mantingan, rombongan akan disambut pemerintah desa dan tokoh masyarakat setempat. Prosesi selanjutnya dilanjutkan menuju kompleks makam untuk prosesi penggantian luwur.
Sementara itu, Kepala Diskominfo Jepara Budhi Sulistyawan, mengatakan seluruh rangkaian kegiatan akan disiarkan secara langsung. Siaran dimulai sejak pra-acara hingga kirab berakhir di Mantingan.
”Kami siapkan live streaming dari sebelum acara dimulai sampai rangkaian kirab selesai,” ujarnya.
Agenda lainnya...
Menurut dia, siaran juga akan dilengkapi narasi berbahasa Inggris. Langkah itu disiapkan karena kegiatan tersebut juga akan dihadiri tamu dari luar negeri.
Kirab Buka Luwur menjadi bagian dari rangkaian Hari Jadi ke-477 Kabupaten Jepara sepanjang April 2026.
Sejumlah agenda lain yang telah dijadwalkan, di antaranya upacara hari jadi, wilujengan nagari, doa lintas agama, wayang, pengajian akbar bersama Gus Iqdam, serta Dharma Santi Nyepi dengan arak-arakan ogoh-ogoh.



