Melihat Sakralnya Sendra Tari Ratu Kalinyamat di Hari Jadi Jepara 2026
Faqih Mansur Hidayat
Kamis, 9 April 2026 17:02:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) sedang memperingati Hari Jadi ke 477 tahun. Sebagaimana yang telah menjadi tradisi, ada pementasan Sendra Tari Lakon Ratu Kalinyamat.
Sendra tari Ratu Kalinyamat ini berlangsung di halaman Pendapa RA Kartini Jepara, Kamis (9/4/2026). Ratusan warga antusias menonton suguhan budaya sarat sejarah berjuluk Kota Ukir ini.
Sendra tari ini menceritakan tentang perjuangan Ratu Kalinyamat saat melawan kolonialisme. Ratu Kalinyamat dihadirkan dalam sosok perempuan berkuda.
Pagelaran sendra tari Ratu Kalinyamat dipilih untuk menjadi pembuka agenda buka luwur atau penutup makam Ratu Kalinyamat dan suaminya, Sultan Hadlirin beserta keluarga di kompleks Makam Mantingan, Kecamatan Tahunan.
Pemeran Ratu Kalinyamat memimpin perjalanan dari pendapa kabupaten menuju makam dengan menaiki kuda. Bupati, wakil bupati dan Forkopimda juga turut menaiki kuda. Sedangkan para pejabat lainnya menaiki sepeda.
Panjatkan doa...
- 1
- 2



