Wiwit bahkan memuji Gus Nung dalam hal kedewasaan berpolitik. Dia juga sangat menghormati Gus Nung sebagai tokoh sentral di PKB Jepara. Wiwit menilai, Gus Nung telah dengan luar biasa memimpin PKB sehingga sampai saat ini menjadi parpol yang eksis dan mendapat tempat di hati masyarakat.
"Kami berharap, kepemimpinan beliau ini bisa berlanjut untuk periode berikutnya, Amin. Dan kita bisa bersahabat untuk lima atau empat tahun mendatang," kata Wiwit seolah menggoda Gus Nung untuk bergabung satu barisan di pemilu yang akan datang.
Dalam muscab ini, muncul empat nama yang direkomendasikan untuk menjadi kandidat ketua tanfidziah DPC PKB Jepara selama lima tahun ke depan. Mereka adalah Gus Nung, Ulil Albab, Hindun Anisah dan Miftahurroqib.
Selanjutnya nama-nama tersebut akan disampaikan ke DPP PKB untuk ditetapkan salah satunya sebagai Ketua DPC PKB Jepara. Usulan nama-nama itu disampaikan melalui DPW PKB Jawa Tengah.
Dari acara Muscab PKB Jepara nampak hubungan yang baik antara Witiarso Utomo dan Gus Nung yang sempat berkompetisi di Pilkada Jepara 2024 lalu. Dua pemimpin daerah ini diharapkan bisa terus bersinergi membawa perubahan baik bagi Kabupaten Jepara.
Murianews, Jepara – Ada momen lucu saat gelaran Musyawarah Cabang DPC PKB Jepara (Muscab PKB Jepara) Jepara, Kamis (16/4/2026) malam. Bupati Jepara Witiarso Utomo tiba-tiba meledek KH Nuruddin Amin atau Gus Nung dari atas podium.
Gus Nung adalah Ketua DPC PKB Jepara icumbent yang memiliki hajat menggelar Muskab bagi partainya. Diketahui, Wiwit dan Gus Nung adalah rival politik saat Pilkada Jepara 2024 lalu. Wiwit menang telak atas Gus Nung dengan perolehan suara 80,93 persen berbanding 19,07 persen.
Di hadapan ratusan kader PKB dan pimpinan partai politik (parpol) lain, Wiwit memulai pidatonya dengan ledekan canda yang cukup menggelitik. Muscab ini digelar di Eat and Meet Restaurant, Bandengan. Tempat ini adalah lokasi debat pasangan calon (paslon) hingga pengumuman hasil Pilkada Jepara 2024 lalu.
"Di ruangan yang penuh sejarah ini. Ada yang tertawa (saat peserta tertawa). Ini ruangan yang bersejarah untuk kita semua. Yaitu perjuangan untuk Kabupaten Jepara," celetuk Wiwit yang disambut gelak tawa serta tepuk tangan seluruh peserta.
Bupati Jepara Wiwit mengingatkan, di ruangan itu menjadi ‘ring pertempuran’ awal antara Wiwit dan Gus Nung saat memperebutkan kursi kepala daerah, Bupati Jepara. Sampai akhirnya Witiarso Utomo yang berhasil menang.
"Jadi saya mengingat Gus, di sini. Kalau dulu kita di sini berkompetisi, tapi malam hari ini Gus Nung berkompetisi di internalnya sendiri," kata Wiwit yang disambut tawa para hadirin termasuk oleh Gus Nung sendiri.
Selanjutnya Wiwit berharap kompetisi perebutan kursi ketua DPC PKB Jepara berjalan lancar. Eks politisi PDI Perjuangan yang kini berseragam Gerindra itu pun menebak-nebak bahwa Gus Nung akan kembali menjadi ketua DPC PKB Jepara.
"Kalau saya melihat auranya (Gus Nung) itu, kayaknya SK-nya (Surat Keputusan) sudah jadi," ucap Wiwit yang lagi-lagi disambut gelak tawa seluruh peserta.
Wiwit Puji Gus Nung...
Wiwit bahkan memuji Gus Nung dalam hal kedewasaan berpolitik. Dia juga sangat menghormati Gus Nung sebagai tokoh sentral di PKB Jepara. Wiwit menilai, Gus Nung telah dengan luar biasa memimpin PKB sehingga sampai saat ini menjadi parpol yang eksis dan mendapat tempat di hati masyarakat.
"Kami berharap, kepemimpinan beliau ini bisa berlanjut untuk periode berikutnya, Amin. Dan kita bisa bersahabat untuk lima atau empat tahun mendatang," kata Wiwit seolah menggoda Gus Nung untuk bergabung satu barisan di pemilu yang akan datang.
Dalam muscab ini, muncul empat nama yang direkomendasikan untuk menjadi kandidat ketua tanfidziah DPC PKB Jepara selama lima tahun ke depan. Mereka adalah Gus Nung, Ulil Albab, Hindun Anisah dan Miftahurroqib.
Selanjutnya nama-nama tersebut akan disampaikan ke DPP PKB untuk ditetapkan salah satunya sebagai Ketua DPC PKB Jepara. Usulan nama-nama itu disampaikan melalui DPW PKB Jawa Tengah.
Dari acara Muscab PKB Jepara nampak hubungan yang baik antara Witiarso Utomo dan Gus Nung yang sempat berkompetisi di Pilkada Jepara 2024 lalu. Dua pemimpin daerah ini diharapkan bisa terus bersinergi membawa perubahan baik bagi Kabupaten Jepara.
Editor: Budi Santoso