Rombongan Haji Jepara Berkurang, 5 Calhaj Batal Berangkat
Faqih Mansur Hidayat
Senin, 20 April 2026 15:02:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Menjelang keberangkatan ke Tanah Suci, lima calon jemaah haji Jepara (Calhaj Jepara), Jawa Tengah (Jateng) tak jadi berangkat atau gagal berangkat. Sehingga jumlah calhaj Jepara berkurang jumlahnya.
Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umroh Jepara, Siti Zuliyati menjelaskan, lima Calhaj Jepara yang batal keberangkatannya itu karena beberapa hal. Satu Calhaj meninggal dunia, empat lainnya mundur karena masalah kesehatan.
"Ada lima (Calhaj Jepara) yang batal berangkat karena tidak memenuhi syarat. Satu meninggal dunia, lainnya tidak memenuhi syarat kesehatan," jelas Zuliyati, Senin (20/4/2026).
Saat ini, Zuliyati menyebutkan, jumlah Calhaj Jepara yang akan diberangkatkan tinggal 1.542 orang dari total sebelumnya 1.547 orang. Rombongan Haji Jepara akan diberangkatkan mulai 3 Mei 2026, diawali dengan Kloter 36 yang akan digabungkan dengan calhaj asal Kabupaten Demak.
Lalu kloter 37, 38 dan 39 rombongan Haji Jepara akan berangkat di hari yang sama. Sedangkan kloter 39 dan 40, dari rombongan haji Jepara akan diberangkatkan pada 4 Mei 2026.
Mendekati keberangkatan haji Jepara ini, ada beberapa perubahan teknis. Seperti penempatan jemaah Haji yang semula direncanakan di Misfala. Kini berdasarkan hasil koordinasi terbaru, seluruh jemaah haji Jepara akan menempati kawasan Raudah di Madinah.
"Alhamdulillah, jemaah haji Jepara mulai kloter 36-40 akan berada di kawasan raudah," kata dia.]
Skema Tanazul...
Selain itu, Calhaj Jepara juga akan mendapatkan skema tanazul selama di Tanah Suci. Skema ini memungkinkan Jemaah Haji kembali ke hotel setelah menjalani rangkaian ibadah di Arafah, Muzdalifah dan Mina (Armuzna).
Semakin dekatnya jadwal keberangkatan Haji Jepara, Zuliyati berpesan kepada seluruh calhaj Jepara untuk menjaga kesehatan. Begitu juga ketika proses ibadah haji berlangsung.
"Semua jemaah harus menaati ketentuan dalam penyelenggaraan ibadah haji. Yang paling penting adalah menjaga kesehatan menjelang keberangkatan ini," imbuh Zuliyati.
Editor: Budi Santoso



