Proyek Tak Kunjung Jalan, Gapensi Jepara Berharap Segera Ada Kepastian
Faqih Mansur Hidayat
Selasa, 19 Mei 2026 16:41:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Ketidakpastian waktu pengerjaan proyek-proyek Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jepara, Jawa Tengah (Jateng) masih berlangsung.
Kondisi ini membawa dampak bagi banyak pihak, di antaranya adalah banyak kontraktor menganggur.
Diketahui, hingga saat ini, Pemkab Jepara belum memulai proses lelang proyek konstruksi, terutama proyek jalan akibat harga aspal yang masih tak stabil.
Setidaknya sudah tiga kali harga aspal naik imbas kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) secara global.
Ketua Gabungan Pelaksana Konstruksi Nasional Indonesia (Gapensi) Jepara Ansori menyebut, hampir seluruh anggotanya saat ini menganggur. Pasalnya, belum ada satupun proyek pemkab yang mulai dilelang.
”Biasanya, bulan Mei seperti ini kami sudah bekerja. Tapi sampai sekarang banyak dari kami yang nganggur. Masalahnya memang tidak ada proyek yang dilelang pemkab,” kata Ansori saat ditemui Murianews.com di kantor Gapensi Jepara, Selasa (19/5/2026).
Pihaknya sudah berkali-kali bertanya kepada Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Jepara terkait kapan proyek akan dilelang. Ansori pun tak mendapatkan jawaban pasti.
”Pihak dinas masih melakukan penghitungan-penghitungan. Karena harga aspal, besi, BBM dan bahan-bahan lain masih belum stabil. Seperti aspal, update (kenaikan) harga terjadi setiap dua pekan sekali,” ujar Ansori.
Menunggu Kebijakan Pemerintah...
- 1
- 2



