Rekrutmen Pegawai Sekolah Rakyat Jepara Dibuka, Cek Syaratnya
Faqih Mansur Hidayat
Senin, 8 Juni 2026 16:07:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Jepara – Proyek pembangunan sekolah rakyat di Kabupaten Jepara, Jawa Tengah (Jateng) masih berlangsung. Kini, pemerintah membuka rekrutmen atau pendaftaran pegawai sekolah rakyat Jepara di sejumlah posisi.
Lowongan yang dibutuhkan Kementerian Sosial Republik Indonesia (Kemensos RI) untuk sekolah rakyat Jepara yakni wali asuh, wali asrama, operator sekolah, pengelola keuangan dan tenaga administrasi.
”Seleksinya oleh Kemensos langsung. Mulai 3-15 Juni 2026,” sebut Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (Dinsospermades) Jepara, Muh Ali, Senin (8/6/2026).
Pelamar lowongan Pegawai Sekolah Rakyat Jepara itu berasal dari pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) paruh waktu di Kemensos RI atau pelamar umum.
Syaratnya, warga negara Indonesia (WNI) berusia minimal 20 tahun maksimal 45 tahun, tidak pernah tersangkut kasus pidana, tidak berstatus Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) atau PNS, tidak menjadi anggota partai politik.
Selain itu juga lulusan perguruan tinggi dengan jurusan atau fakultas minimal akreditasi B, minimal indeks prestasi kumulatif (IPK) 3,10, terbebas dari narkotika, bersedia ditempatkan di manapun, bersedia kerja shift dan berada di dekat atau asrama Sekolah Rakyat Jepara.
Laman pendaftaran...
Seluruh persyaratan itu diunggah setelah membuat akun pada laman resmi https://sscasn.bkn.go.id. Mulai pendaftaran hingga pengumuman seleksi ini dikendalikan langsung oleh Kemensos RI. Sehingga tidak bisa ada prioritas berdasarkan domisili pendaftar.
”Seluruh proses perekrutannya dilakukan oleh Kemensos langsung. Kami tidak terlibat. Kami hanya mendapatkan surat untuk diumumkan ke masyarakat,” jelas dia.
Diketahui, proyek pembangunan sekolah rakyat Jepara ini terus dikebut agar di tahun ajaran baru mendatang, bangunan sudah bisa difungsikan.
Kompleks sekolah rakyat Jepara yang dibangun di kawasan Bumi Perkemahan Pakis Adhi, Kecamatan Pakisaji ini ditargetkan bisa menampung 1.200 siswa SD-SMP.
Yang terdiri dari 600 siswa jenjang SD yang terbagi ke dalam enam kelas. Masing-masing kelas terdiri dari empat rombongan belajar (rombel). Kemudian sisanya, terdiri dari 300 siswa jenjang SMP dan 300 siswa jenjang SMA.
Editor: Anggara Jiwandhana



