1.200 Peserta Ikuti Lomba Mapsi SD se-Jateng di IAIN Kudus
Muhamad Fatkhul Huda
Sabtu, 9 November 2024 20:58:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Sebanyak 1.200 peserta mengikuti lomba Mata Pelajaran Pendidikan Agama Islam dan Seni Islami (Mapsi) Sekolah Dasar (SD) se-Jawa Tengah ke-XXV 2024. Lomba ini resmi di buka pada Jumat (8/11/2024) di IAIN Kudus, Jawa Tengah.
Ketua Panitia Lomba, Purwohadi Kusumo mengatakan, lomba ini digelar selama tiga hari mulai Jumat-Minggu (8-10/11/2024). Sebanyak 13 cabang perlombaan di bidang Agama Islam dan Seni Islami akan diikuti oleh peserta.
”Lomba itu meliputi PAI, BTQ, azan dan iqamah, wudu, praktek salat, tilawah Al-Quran, hifdzil Al-Quran, khitobah, macapat Islam, TIK Islami, cerita Islami, menyanyi hingga rebana,” ujarnya saat ditemui Murianews.com, Sabtu (9/11/2024).
Ia mengatakan, setiap kabupaten mengirimkan 34 peserta untuk seluruh cabang. Dalam penuturannya, cabang lomba yang paling banyak diikuti adalah rebana yang diikuti oleh 11 peserta dari setiap kafilah atau kabupaten.
Ia menyatakan, pada hari pertama dimulai dengan pembukaan. Setelah itu, dilanjutkan dengan lomba-lomba yang digelar.
”Seluruh lomba dilakukan terpusat di IAIN Kudus. Kampus ini dinilai lebih representatif dan kondusif untuk perhelatan lomba sehingga diharapkan bisa berjalan lancar,” terangnya.
Purwohadi mengatakan, untuk mendukung kelancaran lomba, pihaknya bekerja sama dengan Pemerintah Desa Ngembalrejo untuk pengelolaan parkir. Peserta yang akan parkir akan diarahkan ke Lapangan Ngembalrejo agar lebih tertata rapi.
Panitia juga menyiapkan tempat menginap bagi para peserta yang berasal dari luar Kudus. Tempat transit itu disediakan di sekitar IAIN Kudus bagi peserta agar merasa nyaman.
Akan tetapi, bagi peserta yang berkeinginan menginap di tempat lain diperbolehkan panitia.
”Harapannya acara ini bisa berjalan dengan lancar dan baik. Dengan demikian, hal ini bisa memberikan pengalaman positif bagi peserta. Lomba ini akan ditutup pada Minggu (10/11/2024) sekaligus pengumuman pemenang,” pungkasnya.
Editor: Cholis Anwar



