Info Kampus
UMK Akui Sistem Informasi Lemah dan Sering Dibobol
Muhamad Fatkhul Huda
Jumat, 15 November 2024 18:12:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Aksi demonstrasi mahasiswa Universitas Muria Kudus (UMK) yang menuntut kelayakan sistem informasi, mendapatkan respons dari pimpinan kampus. Bahkan mereka mengakui jika server yang dimiliki masih lemah dan sering dibibol.
Wakil rektor tiga UMK, Sugeng Slamet mengutarakan, kelemahan sistem informasi menjadi catatan penting bagi pihaknya. Terlebih lagi UMK diharapkan menjadi kampus yang modern dan unggul.
”Ya memang error tapi tidak terus menerus, itu terjadi kadang kala,” terangnya saat diwawancarai, Jumat (15/11/2024).
Ia menyatakan, pihak pimpinan masih terus mengusahakan perbaikan sistem informasi yang sering error itu. Dalam hal ini, kampus sudah melakukan tindak lanjut untuk memperbaiki sistem informasi tersebut.
Pihaknya telah menunjuk dekan Fakultas Teknik UMK menjadi pengawal perbaikan layanan IT di UMK. Surat keputusan itu akan segera diterbitkan sehingga perbaikan secepat mungkin dilakukan.
”Nanti segera akan kami lakukan sinkronisasi aplikasi yang telah dibuat agar tidak error lagi. Kami juga kan melakukan intensifikasi log server sebagai bukti jika ada gangguan laman,” ungkapnya.
Ia menyatakan, pimpinan akan melakukan penjadwalan baru kegiatan belajar mengajar untuk menghindari krodit sistem. Pihaknya menyatakan perbaikan dan penguatan sistem menjadi perhatian semua pihak.
Menurutnya, apabila ada gangguan jaringan akan dilakukan pendalaman yang khusus. Baginya, masalah ini menjadi perhatian serius bagi semua pihak di lingkungan akademik UMK.
”Rektor sudah memberikan perintah untuk menyelesaikan ini secepatnya. Saat ini beliau sedang tidak di kampus jadi tidak bisa menemui mahasiswa yang demo. Namun, komitmen perbaikan sudah disampaikan maka akan kami tindak lanjuti agar pembelajaran menjadi lebih nyaman dan maju,” pungkasnya.
Editor: Cholis Anwar



