Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Harga bahan pokok di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah mendekati Pilkada 2024 bergerak fluktuatif. Harga kebutuhan mengalami naik-turun meski tidak signifikan.

Kepala Bidang Fasilitas Perdagangan, Promosi, dan Perlundungan Konsumen, Minan Muchamad mengutarakan, perubahan harga yang paling signifikan terjadi pada harga bawang merah. Harga bawang merah kini di mencapai Rp 34 ribu, naik Rp 9 ribu dari bulan lalu.

”Bawang putih juga naik meski tidak terlalu banyak. Saat ini per kilogram bawang putih dibanderol Rp 40 ribu. Sedangkan untuk bawang bombay per kilogramnya Rp 27 ribu,” ungakpnya kepada Murianews.com, Senin (25/11/2024).

Sementara untuk cabai, jenis cabai merah teropong harga per kilogramnya Rp 33 ribu. Lalu, cabai merah keriting Rp 19 ribu.

Cabai rawit merah saat ini berada di kisaran Rp 34 ribu per kilogram. Sedangkan cabai rawit hijau, satu kilogram dijual dengan harga Rp 23 ribu.

”Minyak gorang curah naik Rp 500 per liternya. Semula harganya Rp 15.500 menjadi Rp 16 ribu. Untuk minyak goreng bermerk masih sama yakni Rp 18 ribu per liter,” terangnya.

Komoditas berupa beras IR64 premium turun Rp 500 menjadi Rp 14.500 per kilogram. Beras IR64 medium masih diangka Rp 13 ribu per kilogram.

Keseimbangan harga terjadi pada gula pasir, satu kilogramnya masih Rp 16.500. Begitu pula pada bahan berupa daging-danging.

”Daging sapi KW 1 masih Rp 125 ribu per kilogram. Daging sapi KW 2 tetap dikisaran Rp 115 ribu. Ayam ras turun seribu menjadi Rp 33 ribu per kilogram. Ayam kampung masih di angka Rp 62 ribu per kilogramnya,” jelasnya.

Kestabilan harga juga dialami pada komoditas telur, baik telur ayam negeri atau kampung. Telur ayam negeri masih dikisaran Rp 26 ribu per kilogram, sedangkan telur ayam kampung dibanderol dengan harga Rp 50 ribu per kilogram.

Minan berharap, harga di pasaran harus tetap stabil meskipun Pilkada berlangsung. Misalpun ada kenaikan jangan sampai terlalu tinggi.

Editor: Budi Santoso

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler