Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, KudusCuaca ekstrem menghantui beberapa daerah di Jawa Tengah termasuk Kabupaten Kudus. Curah hujan tinggi dan kerap kali disertai angin kecang berpotensi melanda Kudus.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Kudus, Mundir mengimbau kepada masyarakat yang tidak memiliki kepentingan agar tetap di rumah.

Ia tidak menyarankan masyarakat memaksakan diri untuk bepergian jauh pada kondisi cuaca yang ekstrem ini.

’’Berbahaya, jangan pergi jauh saat hujan lebat atau angin kencang, risikonya tinggi,’’ ujarnya kepada Murianews.com, Kamis (19/12/2024).

Mundir juga melarang masyarakat untuk melakukan pendakian di Pegunungan Muria sementara waktu ini. Sebab, tindakan itu dapat membahayakan diri.

Pegunungan Muria merupakan daerah yang rawan bencana. Oleh karena itu, selama cuaca ekstrem berlangsung lokasi-lokasi itu harus dihindari.

’’Rawan longsor, udara dingin terus hipotermia, lokasi rawan seperti itu dijauhi dulu nanti akan ada waktunya sendiri,’’ jelasnya.

Ia berharap, masyarakat mematuhi imbauan sebagai bentuk kewaspadaannya terhadap ancaman bencana. Selain itu, masyarakat diharapkan selalu siaga dalam menghadapi potensi kerawanan yang terjadi.

Ajak Seluruh Pihak Terlibat...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler