Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Total kerugian yang dialami akibat bencana alam di Kabupaten Kudus , Jawa Tengah mencapai Rp 38 miliar per November 2024. Kerugian ini disebabkan oleh beberapa jenis bencana alam yang terjadi di Kudus.

Kepala Pelaksana Harian Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kudus (BPBD Kudus), Mundir menyatakan kerugian paling besar dialami pada bulan Maret 2024. Pada pada bulan itu terjadi banjir yang cukup besar melanda wilayah Kudus.

”Bulan Maret 2024 ada banjir yang cukup besar kerugiannya Rp 37,6 miliar,” ungkapnya kepada Murianews.com.

Secara keseluruhan sepanjang tahun 2024, terdapat satu rumah rusak berat, enam rumah rusak sedang, dan 119 rumah rusak ringan akibat bencana alam. Kemudian untuk, fasilitas-fasilitas yang rusak sebanyak 290 unit.

Fasilitas itu meliputi pendidikan, peribadatan, kesehatan, dan umum. Ini merupakan data-data yang dilaporkan ke BPBD Kudus sepanjang 2024.

”Fasilitas pendidikan sebanyak 97 unit, fasilitas peribadatan 186 unit, lalu fasilitas kesehatan sebanyak 7 unit,” terangnya.

Sedangkan untuk korban meninggal dunia akibat bencana alam di Kudus tercatat hanya 1 orang. Sejauh yang terjadi tidak ada laporan orang hilang akibat bencana alam yang terjadi sepanjang tahun 2024.

Jumlah Korban...

  • 1
  • 2
Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler