Mahasiswa UMK Buat Bordir Padurenan Punya Nilai Ekonomi Lebih
Muhamad Fatkhul Huda
Selasa, 14 Oktober 2025 19:42:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Menurut Qorri, keterlibatan generasi muda menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan tradisi. Melalui pelatihan dan pendampingan intensif, para pemuda Padurenan kini mampu memproduksi berbagai produk bordir yang lebih bervariasi dan sesuai selera pasar.
”Kami berharap kegiatan ini dapat menumbuhkan jiwa wirausaha di kalangan pemuda serta membuka peluang ekonomi baru bagi masyarakat desa,” tambahnya.
Antusiasme warga saat CFD menjadi bukti bahwa kreativitas lokal mampu menarik perhatian publik. Banyak pengunjung yang tertarik membeli produk bordir Padurenan karena desainnya yang elegan namun tetap mempertahankan nuansa tradisional.
Inovasi yang dilakukan mahasiswa UMK ini menjadi contoh bahwa kolaborasi antara kampus dan masyarakat dapat menghadirkan perubahan nyata.
Bordir Padurenan kini melangkah naik kelas, bukan hanya sebagai warisan budaya, tetapi juga sebagai sumber ekonomi kreatif yang berdaya saing dan membanggakan.
Editor: Anggara Jiwandhana



