Blora Bersholawat: Bupati Tegaskan Pentingnya Peran Santri dan Ponpes
Muhamad Fatkhul Huda
Minggu, 26 Oktober 2025 23:52:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Blora – Pemerintah Kabupaten Blora, Jawa Tengah, menggelar acara akbar ”Blora Bersholawat” yang berhasil memadati Alun-Alun Blora pada Minggu (26/10/2025) malam. Acara ini merupakan bagian dari rangkaian peringatan Hari Santri Nasional 2025.
Blora Bersholawat menghadirkan ulama terkemuka, di antaranya Habib Ali Zainal Abidin Assegaf dari Majelis Azzahir Pekalongan, serta KH Anwar Zahid, Pengasuh Pondok Pesantren Sabilunnajah Simo Bojonegoro.
Bupati Blora, Arief Rohman, turut hadir dan memimpin ribuan jamaah untuk melantunkan Selawat Nariyah bersama-sama. Aksi selawat massal ini dilakukan sebagai ungkapan syukur dan doa untuk keberkahan Kabupaten Blora.
Dalam sambutannya, Bupati Arief Rohman menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut, khususnya kepada PT Sukun Wartono Indonesia.
”Terima kasih kepada PT Sukun Wartono Indonesia yang sudah mendukung terselenggaranya acara ini, sudah dua kali dan berbagai kegiatan lainnya. Juga kepada Habib Bidin dan Abah Anwar Zahid. Duet maut ini sudah lama kita impikan bisa hadir di Blora, dan malam ini cita-cita itu terwujud,” ujar Bupati Arief disambut tepuk tangan jemaah.
Ia menegaskan, momentum Hari Santri menjadi pengingat pentingnya peran santri dalam membangun bangsa.
Sebagai salah satu kepala daerah yang berlatar belakang santri, Arief menegaskan bahwa santri mampu berperan dan bermanfaat di berbagai bidang, baik keagamaan, pendidikan, pemerintahan, hingga dunia usaha.
”Alhamdulillah, tahun ini Presiden telah mengumumkan adanya Direktorat Jenderal Pesantren sebagai bentuk pengakuan terhadap pesantren. Di Blora sendiri sudah ada Peraturan Daerah tentang Pesantren. Setelah pembangunan infrastruktur, kami akan memprioritaskan pengembangan dunia pesantren,” tegasnya.
Semakin maju...
- 1
- 2



