Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Mutohar menilai pendidikan tidak seharusnya terjebak pada perdebatan teknis jumlah hari masuk sekolah. Pendidikan saat ini melalui pemerintah harus mampu menerapkan penyesuaian sistem dan pendekatan pembelajaran yang efektif.

Banyak isu lebih besar yang perlu dibenahi, seperti perundungan, dinamika perkembangan siswa, hingga kesiapan guru dalam mengikuti perubahan.

Salah satu persoalan yang dianggap krusial ialah menumpuknya beban administrasi guru yang justru menghambat kreativitas mengajar. Mutohar mencontohkan pemaknaan RPP yang keliru.

”RPP itu kebutuhan guru untuk pedoman mengajar, tapi saat ini malah dimaknai sebagai tugas administrasi yang harus dikumpulkan ke kepala sekolah. Bukan itu esensinya,” jelasnya.

Menurutnya, kurikulum yang dirancang selama ini sebenarnya memiliki tujuan yang bagus. Hanya, interpretasinya kadang mengalami kekaburan karena banyak faktor, salah satunya pola administrasi yang ruwet.

Ia menyoroti praktik pembelajaran yang masih terlalu bergantung pada Lembar Kerja Siswa (LKS) karena guru tak punya waktu untuk berkreasi.

”Tidak sedikit guru yang hanya masuk kelas dan meminta siswa mengerjakan halaman A sampai B karena mereka sudah lelah dengan beban administrasi sehingga tidak tahu akan seperti apa dalam mengajar. Ini membuat proses pembelajaran tidak berkembang,” katanya.

Harus Dibarengi... 

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler