Besok! Teater Keset Hadirkan Energi Baru Lewat Pertunjukan Parade
Muhamad Fatkhul Huda
Rabu, 3 Desember 2025 20:21:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Kelompok Segitiga Teater (Keset) Kudus dengan dukungan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah akan menggelar acara Parade Kost Pak Uger di Auditorium Universitas Muria Kudus (UMK) pada (4/12/2025) mulai pukul 16.00 WIB.
Acara ini menghadirkan konsep berbeda dengan memilih format dramatic reading yang menekankan kekuatan teks, eksplorasi vokal, dan interpretasi aktor. Format tersebut diyakini mampu memberi pengalaman menonton yang lebih intim dan menonjolkan esensi teater.
Ketua Teater Keset Kudus, Zaky Zamani menyebutkan, gelaran ini sebagai ruang penting bagi regenerasi teater daerah. Ia menegaskan, Parade ini bukan sekadar pertunjukan, tetapi perayaan kerja panjang para pelaku teater.
”Dramatic reading mengajak kita kembali pada inti teater yakni kata, suara, dan imajinasi.” ujarnya.
Salah satu penampilan yang dinantikan adalah naskah utama Kost Pak Uger, adaptasi dari Kos Bebas Campur karya Idham Ardi Nurcahyo, teaterawan asal Solo.
Zaky menilai adaptasi ini mampu memberikan perspektif baru tanpa meninggalkan suasana asli yang telah menjadi karakter utama karya tersebut.
”Ini bentuk penghormatan pada tradisi teater daerah sekaligus upaya memperkaya khazanah teater kontemporer di Jawa Tengah,” terangnya.
Selain Keset, kegiatan ini juga diramaikan oleh Teater Matra MA Al-Hidayah dengan naskah Dipaksa Dewasa, serta Teater Tutur Marjuki Kudus dengan lakon P Info.
Keterlibatan kelompok pelajar, komunitas sekolah, dan pegiat umum menunjukkan bahwa ekosistem teater di Kudus terus tumbuh secara dinamis. Zaky berharap parade ini dapat memperkuat jejaring komunitas teater di wilayah tersebut.
”Ketika komunitas bertemu dan berbagi pengalaman, di situlah ruang kreatif baru terbentuk. Ini penting untuk menjaga keberlanjutan teater daerah,” ujarnya.
Parade Kost Pak Uger terbuka untuk umum dan tidak dipungut biaya. Masyarakat diundang hadir untuk menikmati pengalaman teater yang lebih dekat, jujur, dan menggugah.
Editor: Anggara Jiwandhana



