Soal Pemindahan Pedagang Sayur Pasar Bitingan, Ini Kata Bupati Kudus
Muhamad Fatkhul Huda
Selasa, 9 Desember 2025 19:03:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Pemindahan pedagang sayur Pasar Bitingan oleh Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Kudus, Jawa Tengah, memunculkan pro dan kontra. Rencananya para pedagang sayur akan dialihkan ke Pasar Saerah yang dinilai lebih representatif.
Bupati Kudus Samani Intakoris mengatakan, pemindahan dilakukan bertujuan untuk memberikan tempat yang layak bagi para pedagang.
Dengan kelayakan tempat berjualan itu diharapkan membuat pedagang bisa lebih berdaya dan naik kelas. Selama ini, para pedagang sayur hanya berjualan di tepi jalan sehingga terdampak jika hujan turun.
”Memang rencananya pedagang sayur yang di pinggir jalan yang dialihkan. Kami sebagai pemimpin di Kudus prihatin karena mereka tidak memiliki tempat jualan, kalau masuk musim hujan terkena hujan, kami ingin mereka memiliki tempat yang layak,” terangnya, Selasa (9/12/2025).
Bupati Samani menegaskan, pemindahan pedagang dilakukan secara humanis. Ia menyatakan, pro dan kontra, ketidakcocokan, dan perbedaan pandangan sebuah hal wajar.
Pemkab Kudus tetap akan merangkul dan mengajak seluruh pedagang dengan baik tanpa adanya paksaan. Pihaknya terus mengedepankan dialog dengan para pedagang dan memberikan pemahaman yang lebih terkait rencana itu.
”Kami akan merangkul, mereka akan ditempatkan di lokasi yang lebih bagus, nyaman, dan sah. Semua nantinya harus dikomunikasikan dengan baik. Kami akan terus mendorong agar pasar-pasar ramai,” tegasnya.
Bupati Samani mengungkapkan, memang pada saat ini Pemkab Kudus belum bisa membangun pasar yang baru. Maka dari itu, pemerintah memilih untuk bekerja sama dengan swasta, kali ini bersama dengan Pasar Saerah.
Kolaborasi dengan Swasta...
- 1
- 2



