Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Car Free Night (CFN) di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah akan dikemas berbeda pada Desember ini. Agenda ini akan digabung dengan perayaan malam tahun baru 2026, Rabu (31/12/2025).

CFN malam tahun baru nanti akan berpusat di Kawasan Alun-Alun Simpang Tujuh Kudus.

Meski begitu, Pelaksana Harian (Plh) Kepala Dinas Perdagangan Kabupaten Kudus, Djati Solechah, mengatakan tak ada agenda khusus untuk perayaan pergantian tahun di CFN nantinya.

Djati mengatakan, rangkaian kegiatan hanya akan diisi doa bersama, kemudian dilanjutkan berbaur dengan masyarakat di lokasi CFN.

”Untuk Desember ini CFN kita jadikan satu sekalian dengan malam tahun baru. Pemkab memang tidak ada acara khusus, paling doa bersama, setelah itu kami ikut turun ke CFN dan berbaur dengan masyarakat,” ujarnya, Senin (15/12/2025).

Ia menjelaskan, perayaan malam Tahun Baru 2026 di Kudus akan diselenggarakan secara sederhana. Hal tersebut sejalan dengan kebijakan efisiensi anggaran yang diterapkan oleh Pemkab Kudus.

Meski tanpa hiburan besar, Djati memastikan suasana pergantian tahun tetap meriah dan aman bagi masyarakat.

”Rencana hiburan hanya band akustikan, seperti saat CFD kemarin. Juga akan ada stan penggalangan dana untuk bantuan bencana alam di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat,” jelasnya.

Dimulai Pukul... 

CFN akan digelar di sepanjang Jalan dr Ramelan mulai pukul 19.00 WIB. Selama kegiatan berlangsung, akses kendaraan bermotor akan ditutup dan kawasan tersebut dipenuhi pedagang kaki lima yang menjajakan beragam produk.

Sekitar 150 pelaku UMKM dipastikan terlibat, mulai dari kuliner, fesyen, aksesoris, hingga produk kreatif lainnya.

Djati menambahkan, penyelenggaraan CFN akhir tahun ini pada prinsipnya tidak jauh berbeda dengan bulan-bulan sebelumnya. CFN dinilai mampu mendongkrak perekonomian pelaku UMKM dan menjadi ruang interaksi sosial masyarakat.

”Harapannya tetap meriah seperti bulan-bulan sebelumnya. CFN sudah terbukti memberi dampak ekonomi,” katanya.

Antusiasme pengunjung, termasuk dari luar daerah, menjadi perhatian Pemkab Kudus untuk terus menata CFN agar rutin digelar, tertib, serta tidak mengganggu akses warga sekitar.

Editor: Zulkifli Fahmi

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News