Angka Kecelakaan di Kudus pada Tahun 2025 Naik, tapi...
Muhamad Fatkhul Huda
Rabu, 31 Desember 2025 15:51:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Angka kecelakaan lalu lintas (laka lantas) di Kabupaten Kudus menunjukkan tren peningkatan sepanjang tahun 2025. Berdasarkan data, kecelakaan Kudus di 2025 tercatat sebanyak 1.124 peristiwa.
Jumlah tersebut meningkat dibandingkan tahun 2024 yang mencatat 1.035 kejadian, atau naik sebanyak 89 kasus setara 8,60 persen.
Kapolres Kudus AKBP Heru Dwi Purnomo menyebut peningkatan angka kecelakaan Kudus ini menjadi perhatian serius jajaran Polres Kudus. Meski secara kuantitas kejadian meningkat, ia menegaskan, upaya penekanan fatalitas kecelakaan terus diperkuat.
”Memang ada kenaikan jumlah kejadian laka lantas di tahun 2025. Namun, dari sisi fatalitas korban meninggal dunia justru menurun signifikan. Ini menjadi indikator bahwa langkah pencegahan dan penanganan pascakecelakaan mulai menunjukkan hasil,” ujarnya.
Pada tahun 2024, kecelakaan lalu lintas di Kudus mengakibatkan 17 orang meninggal dunia, dua orang mengalami luka berat, serta 1.217 orang luka ringan, dengan kerugian materiil mencapai Rp 929.600.000.
Sementara pada tahun 2025, korban meninggal dunia tercatat dua orang, korban luka berat satu orang, dan korban luka ringan meningkat menjadi 1.319 orang. Kerugian materiil pada tahun 2025 tercatat sebesar Rp 818.650.200.
AKBP Heru menjelaskan, Polres Kudus melalui Satlantas terus melakukan berbagai upaya menekan angka laka lantas. Di antaranya pemasangan pita kejut di sejumlah titik blackspot atau lokasi rawan kecelakaan yang telah terpetakan.\
Edukasi...
Lalu, melakukan edukasi keselamatan berkendara melalui kegiatan Car Free Day (CFD), serta program Polantas Menyapa Pelajar dengan menyasar sekolah-sekolah.
Selain itu, koordinasi dengan Dinas Perhubungan juga dilakukan terkait penambahan rambu lalu lintas di sejumlah titik rawan.
Seperti Jalur Lingkar Timur Proliman Tanjung, Jalan Kudus-Pati turut Dukuh Sumber Desa Tenggeles, area depan Mapolres Kudus, serta kawasan Taman Bumi Wangi Kecamatan Jekulo.
”Kami mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kesadaran tertib berlalu lintas. Kepatuhan terhadap aturan adalah kunci utama menekan angka kecelakaan,” tegasnya.
Editor: Anggara Jiwandhana



