Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus - Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, mengakibatkan kenaikan debit air sungai dan menyebabkan genangan di sejumlah titik, Minggu (11/1/2026).

Salah satunya di ruas Jalur Kudus-Pati di Desa Singocandi, Kecamatan Kota turut tergenang air membuat arus lalu lintas sedikit terhambat.

Menyikapi kondisi tersebut, Kapolsek Kudus Kota AKP Subkhan bersama anggota turun langsung ke lapangan untuk memantau situasi serta memastikan keselamatan warga di wilayah terdampak.

AKP Subkhan menjelaskan, genangan air terjadi akibat luapan sungai yang dipicu intensitas hujan cukup tinggi. Beberapa lokasi yang terdampak cukup signifikan berada di Desa Singocandi dan Kelurahan Demangan.

”Di sekitar bawah Jembatan TS Desa Singocandi, air sempat masuk ke rumah warga. Selain itu, di Gang Nanas Desa Singocandi terjadi jebolnya tanggul dengan volume lebih besar sehingga air juga masuk ke permukiman warga,” jelasnya saat ditemui di lokasi.

Selain itu, genangan juga dilaporkan terjadi di wilayah Kelurahan Demangan. Air sempat menggenangi beberapa rumah warga dan membawa material lumpur serta sampah dari aliran sungai.

Meski demikian, AKP Subkhan memastikan, kondisi saat ini sudah berangsur normal. Debit air dilaporkan mulai surut dan warga yang sebelumnya sempat mengungsi telah kembali ke rumah masing-masing.

Namun, sisa-sisa banjir berupa lumpur tebal masih terlihat di jalan desa dan lingkungan permukiman. Sebagai langkah cepat, Polsek Kudus Kota bersama tim gabungan melakukan sejumlah upaya penanganan darurat.

Masyarakat Diminta Tetap Waspada... 

Di antaranya melakukan penambalan talut atau tanggul yang jebol untuk mencegah banjir susulan, serta melakukan rekayasa lalu lintas di sekitar lokasi terdampak guna menjaga keamanan dan kelancaran mobilitas warga.

”Personel kami siagakan untuk terus memantau perkembangan cuaca dan debit air sungai. Kami juga berkoordinasi dengan pihak terkait untuk penanganan lanjutan,” tambahnya.

Ia mengimbau masyarakat agar tetap waspada mengingat curah hujan yang masih tidak menentu. Warga juga diajak bergotong royong membersihkan sisa material banjir agar lingkungan kembali bersih dan aman.

”Keselamatan masyarakat adalah prioritas utama kami. Kami akan terus melaporkan perkembangan situasi secara berkala,” pungkasnya.

Editor: Dani Agus

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler