Cegah Banjir Terulang, BNPB Bakal Normalisasi Sungai Juana
Muhamad Fatkhul Huda
Jumat, 16 Januari 2026 15:16:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Ia mengungkap, dengan kondisi curah hujan ekstrem ditambah perubahan kondisi alam membuat bencana banjir sulit dihindari. Kendati begitu, pemerintah berupaya meminimalkan dampak melalui langkah cepat dan terukur.
Salah satunya dengan melaksanakan Modifikasi Cuaca. Meski demikian, upaya tersebut hanya sebagai langkah jangka pendek.
”Operasi modifikasi cuaca tidak menghentikan hujan, tapi mengurangi intensitasnya. Sejak kemarin kami operasikan satu pesawat agar tidak menambah debit air yang dapat memperparah banjir,” jelasnya.
Di kesempatan itu, Suharyanto juga memastikan kebutuhan dasar warga terdampak terpenuhi. Bantuan pangan dari Bulog disalurkan secara gratis dengan jumlah mencukupi.
Sementara kebutuhan lanjutan seperti alat pembersih, obat-obatan, minyak angin, dapat segera diusulkan ke BNPB bila diperlukan.
”Termasuk tadi dari Kalakhar BPBD Kudus meminta bantuan alat berat, kami tidak bisa tapi kalau untuk evakuasi dengan sewa alat berat, operasional dapat diajukan ke BNPB agar percepatan evakuasi dapat segera dilakukan,” pungkasnya.
Editor: Zulkifli Fahmi



