Jembatan Santri Sunggingan Kudus Disebut Ambles, Begini Faktanya
Muhamad Fatkhul Huda
Senin, 19 Januari 2026 19:52:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Jembatan Santri di Kelurahan Sunggingan, Kecamatan Kota, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah disebut ambles di bagian fondasi sejak Minggu (11/1/2026).
Kerusakan itu disinyalir karena arus Sungai Gelis yang sangat deras saat hujan lebat mengguyur Kudus beberapa hari lalu.
Lurah Sunggingan Rikho Mahardika Gautama menyatakan, struktur yang ambles bukanlah fondasi utama dari jembatan tersebut. Ia menegaskan, bangunan yang ambles adalah talud sungai yang ada di bagian luar fondasi utama.
Talud yang ambles berkisar 1x2 meter persegi, karena dikikis oleh aliran air sungai yang sangat deras.
”Untuk kondisinya, alhamdulillah masih aman untuk bisa dilewati karena yang retak ini adalah talud pelindung abrasi, bukan fodasi utama jembatan,” ujarnya, Senin (19/1/2025).
Ia menyebutkan, fondasi utama jembatan dalam kondisi aman, tanpa gangguan. Struktur fondasi dengan kedalaman lima meter dilengkapi bore pile 6 meter sebanyak 8 titik dipercaya mampu bertahan dengan kokoh.
Pihaknya juga telah melakukan pengecekan waterpass pada struktur jembatan. Hasil pengecekan tersebut menunjukkan kondisi masih aman untuk dilalui.
”Masih aman, tetap di tengah, udaranya masih di tengah, tidak geser sedikit pun.
Diresmikan November 2025...
- 1
- 2



