Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.

Murianews, Kudus – Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton belum bisa mengonfirmasi sanksi yang akan diberikan kepada SPPG Purwosari soal adanya dugaan keracunan MBG.

Pemkab Kudus, Jawa Tengah, kata Bellinda saat ini, masih menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan menu MBG soto ayam yang diduga menjadi penyebab ratusan siswa SMA 2 Kudus keracunan.

”Ini kan masalah kemarin (dugaan keracunan MBG) kan masih di lab ya, hasilnya juga belum keluar, jadi kita tunggu saja penyebabnya karena apa,” kata Bellinda usai menghadiri agenda di Kodim 0722/Kudus, Jumat (30/1/2026).

Ketika hasil dari uji lab keluar, sambung Bellinda, maka Pemkab Kudus akan menindaklanjuti hasil tersebut.

”Kita lihat hasilnya dulu apa nanti langsung kita tindaklanjuti,” kata Bellinda.

Kabupaten Kudus sendiri, sambung Bellinda, berencana menyeragamkan menu MBG di tiap harinya untuk masing-masing SPPG.

Hal ini diharapkan bisa menekan angka kasus keracunan MBG di waktu yang akan datang. Gagasan ini ini baru direncanakan dan akan dikonsultasikan ke Badan Gizi Nasional atau BGN pekan depan.

”Minggu depan kami akan ke BGN untuk membahas hasil diskusi pagi ini,” katanya usai menghadiri agenda di Kodim 0722 Kudus, Jumat (30/1/2026).

SPPG minta maaf...  

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler