Pemkab Kudus, Jawa Tengah, kata Bellinda saat ini, masih menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan menu MBG soto ayam yang diduga menjadi penyebab ratusan siswa SMA 2 Kudus keracunan.
”Ini kan masalah kemarin (dugaan keracunan MBG) kan masih di lab ya, hasilnya juga belum keluar, jadi kita tunggu saja penyebabnya karena apa,” kata Bellinda usai menghadiri agenda di Kodim 0722/Kudus, Jumat (30/1/2026).
Ketika hasil dari uji lab keluar, sambung Bellinda, maka Pemkab Kudus akan menindaklanjuti hasil tersebut.
”Kita lihat hasilnya dulu apa nanti langsung kita tindaklanjuti,” kata Bellinda.
Kabupaten Kudus sendiri, sambung Bellinda, berencana menyeragamkan menu MBG di tiap harinya untuk masing-masing SPPG.
Hal ini diharapkan bisa menekan angka kasus keracunan MBG di waktu yang akan datang. Gagasan ini ini baru direncanakan dan akan dikonsultasikan ke Badan Gizi Nasional atau BGN pekan depan.
”Minggu depan kami akan ke BGN untuk membahas hasil diskusi pagi ini,” katanya usai menghadiri agenda di Kodim 0722 Kudus, Jumat (30/1/2026).
Murianews, Kudus – Wakil Bupati Kudus Bellinda Birton belum bisa mengonfirmasi sanksi yang akan diberikan kepada SPPG Purwosari soal adanya dugaan keracunan MBG.
Pemkab Kudus, Jawa Tengah, kata Bellinda saat ini, masih menunggu hasil uji laboratorium sampel makanan menu MBG soto ayam yang diduga menjadi penyebab ratusan siswa SMA 2 Kudus keracunan.
”Ini kan masalah kemarin (dugaan keracunan MBG) kan masih di lab ya, hasilnya juga belum keluar, jadi kita tunggu saja penyebabnya karena apa,” kata Bellinda usai menghadiri agenda di Kodim 0722/Kudus, Jumat (30/1/2026).
Ketika hasil dari uji lab keluar, sambung Bellinda, maka Pemkab Kudus akan menindaklanjuti hasil tersebut.
”Kita lihat hasilnya dulu apa nanti langsung kita tindaklanjuti,” kata Bellinda.
Kabupaten Kudus sendiri, sambung Bellinda, berencana menyeragamkan menu MBG di tiap harinya untuk masing-masing SPPG.
Hal ini diharapkan bisa menekan angka kasus keracunan MBG di waktu yang akan datang. Gagasan ini ini baru direncanakan dan akan dikonsultasikan ke Badan Gizi Nasional atau BGN pekan depan.
”Minggu depan kami akan ke BGN untuk membahas hasil diskusi pagi ini,” katanya usai menghadiri agenda di Kodim 0722 Kudus, Jumat (30/1/2026).
SPPG minta maaf...
Bellinda pun memastikan Pemkab Kudus akan memberikan perhatian serius terhadap insiden dugaan keracunan MBG yang menimpa ratusan siswa SMA 2 Kudus, Kamis (29/1/2026) kemarin.
Pemkab, sambung dia, akan segera melakukan evaluasi menyeluruh. Baik terkait kasus dugaan keracunan kemarin dan beberapa perkara lainnya yang berkaitan dengan MBG.
”Kita evaluasi kejadian kemarin, ini menjadi perhatian kami semua,” tutupnya.
Sementara Kepala SPPG Purwosari Nasihul Umam memastikan pihaknya akan bertanggungjawab penuh atas peristiwa dugaan keracunan MBG karena menunya ini.
Ia mengaku siap menanggung biaya pengobatan siswa diduga keracunan MBG hingga membelikan obat untuk mereka.
”Saya minta maaf dan siap bertanggungjawab atas kejadian keracunan kemarin ini. Saya siap tanggung jawab membelikan obat dan mengganti biaya pengobatan,” katanya Kamis (29/1/2026).
Umam menambahkan menu MBG yang diduga membuat keracunan siswa SMA 2 Kudus adalah soto ayam. Pihaknya pun masih menunggu hasil uji lab dari menu MBG tersebut.
”Dari SPPG Purwosari akan bertanggungjawab akan hal yang terjadi,” tutupnya.
Kandungan gizi...
Sebagai informasi, jumlah kandungan gizi dalam seporsi menu MBG Soto Ayam yang diduga menjadi penyebab keracunan SMA 2 Kudus cukup lengkap.
Yakni terdiri dari nasi putih sebagai sumber karbohidrat dan ayam suwir dalam porsi besar sebagai protein hewani.
Menu MBG tersebut dilengkapi tempe goreng sebagai protein nabati, campuran tauge dan seledri untuk asupan serat serta kuah soto Kudus yang disajikan secara terpisah.
Sebagai pelengkap gizi, buah kelengkeng disediakan sebagai sumber vitamin alami bagi para peserta didik.
Seporsi menu MBG soto ayam tersebut memiliki kandungan energi sebesar 680,4 kkal, lemak 26,8 g, protein 33,2 g, dan karbohidrat 78,7 g.
Editor: Anggara Jiwandhana