Nominal BLT Buruh Rokok Kudus Tahun 2026 Turun Drastis, Jadi Segini
Muhamad Fatkhul Huda
Senin, 9 Februari 2026 17:16:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
”Yang menerima adalah buruh rokok. Untuk karyawan maupun tenaga keamanan tidak diperbolehkan menerima BLT DBHCHT,” tegasnya.
Di Kabupaten Kudus, jumlah penerima BLT DBHCHT tahun 2026 tercatat sebanyak 48.834 orang. Total anggaran yang dialokasikan mencapai Rp 29,3 miliar untuk satu tahap penyaluran.
Selain penyaluran BLT DBHCHT dari kabupaten, juga akan dilakukan penyaluran BLT DBHCHT dari provinsi.
”Kabupaten itu untuk buruh yang dari Kudus, sedangkan yang provinsi untuk buruh yang dari luar Kudus,” tegasnya.
Sebagai perbandingan, pada tahun sebelumnya penyaluran BLT DBHCHT dilakukan dalam dua tahap dengan total penerima mencapai 49.056 orang pada tahap pertama dan 48.139 orang pada tahap kedua, dengan total anggaran sekitar Rp 66 miliar.
Putut berharap penyaluran BLT buruh rokok tahun 2026 dapat membantu meringankan beban ekonomi buruh rokok di tengah dinamika industri hasil tembakau.
”Kami berharap bantuan ini benar-benar tepat sasaran dan bisa dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para penerima,” pungkasnya.
Editor: Anggara Jiwandhana



