Kebakaran, Tembok Gudang Tembakau di Gondangmanis Kudus Roboh
Muhamad Fatkhul Huda
Rabu, 18 Februari 2026 10:19:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Sebuah gudang tembakau milik PT Jaleca di Desa Gondangmanis, Kecamatan Bae, Kabupaten Kudus, Jawa Tengah kebakaran, Rabu (18/2/2026). Api berkobar menghanguskan bagunan yang difungsikan untuk menyimpan tembakau olahan.
Akibat panasnya suhu, membuat bagian tembok samping bangunan dengan luasan 100x20 meter persegi itu roboh.
Saat ini, si jago merah masih menyala di dalam gudang, asap hitam terus berterbangan. Proses pemadam masih berlangsung, petugas pemadam masih bekerja keras memadamkan api.
Kasi Kedaruratan BPBD Kudus, Ahmad Munaji menyatakan, kejadian diketahui pertama kali pada pukul 05.30 WIB oleh seorang penjaga keamanan. Petugas keamanan melihat adanya asap di gudang tersebut lalu mengeceknya.
”Setelah di cek ternyata ada api, kemudian petugaa yang berjaga ini berusah memadamkan api tersebut menggunakan apar,” ujernya, Selasa (18/2/2026).
Usaha yang dilakukan petugas keamanan itu tidak membuahkan hasil, api mulai membesar dan membakar seisi gudang. Melihat hal tersebut, petugas keamanan melaporkan ke pihak terkait untuk dilakukan pemadaman.
Sebanyak 11 armada pemadam kebakaran dikerahkan untuk membantu proses pemadaman. Hingga saat ini proses pemadaman masih berlangsung, diperkirakan akan selesai secara penuh dalam kurun waktu kurang lebih 8 jam.
”Mengingat lokasi dan isi yang ada di dalam gedung adalah bahan yang mudah terbakar, kemungkinan 8 jam api bisa padam total serta dilakukan pendinginan,” ungkapnya.
Penyebab Belum Diketahui...
Munaji menyebutkan, saat ini belum mengetahui penyebab pasti kebakaran tersebut. Pihaknya masih menunggu dan melakukan identifikasi untuk memastikan penyebab api menghanguskan bangunan tersebut.
Adapun kerugian atas peristiwa tersebut diperkirakan mencapai Rp 5 miliar rupiah.
Selama proses pemadaman, hujan sempat turun mengguyur wilayah tersebut. Tentu saja ini dapat membantu evakuasi dan mempercepat pemadaman.
Editor: Zulkifli Fahmi



