Jasa Penukaran Uang Mulai Bermunculan di Kudus, Harganya Segini
Muhamad Fatkhul Huda
Sabtu, 28 Februari 2026 14:59:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Murianews, Kudus – Jasa penukaran uang keliling mulai memenuhi sejumlah titik di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah. Pada Ramadan tahun ini, tarif jasa penukaran uang disebut naik signifikan.
Salah seorang penyedia jasa penukaran uang, Suminah (60) mengutarakan, tahun ini harga jasa penukaran uang 15 persen dari setiap Rp 100 ribunya.
Angka tersebut mengalami kenaikan dibandingkan tahun lalu yang hanya berkisar 10 persen setiap melakukan penukaran sejumlah Rp 100 ribu.
Ia menilai, semakin ketatnya mendapatkan uang baru menjadi faktor pemicu kenaikan tarif tersebut. Selain itu, harga jasa dari pengepul juga telah mengalami kenaikan. Kondisi itu memaksa, penyedia jasa seperti dirinya harus menyesuaikan.
“Tahun ini harganya meningkat jadi 15 persen. Karena saat ini barangnya sulit ya, dari pengepul juga sudah naik harganya,” terangnya, Sabtu (28/2/2026).
Selama bebera hari membuka lapak di pinggir Jalan Sunan Kudus, Suminah menyebut, masih belum banyak masyarakat yang mampir dan menukarkan uang. Ia menilai, harga jasa yang tinggi turut mempengaruhi daya beli masyarakat.
Pada tahun sebelumnya, ia bisa mencapai transaksi penukaran uang mencapai Rp 50 juta. Namun, melihat kondisi saat ini yang masih datar, ia menargetkan bisa melakukan transaksi sebesar Rp 25 juta.
”Saat ini masih sepi, mungkin nanti saat sudah memasuki H-10 Lebaran mulai ramai. Tapi ya itu tadi karena harganya naik, jadi belum bisa diprediksi. Semoga saja bisa Rp 25 juta,” ujarnya.
Paling Laku...
- 1
- 2



