Pelaku Curanmor ”Welut Putih” Dawe Kudus Sempat Sembunyi di Hutan
Muhamad Fatkhul Huda
Rabu, 15 April 2026 16:19:00
Apresiasi Pembaca
Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com
Syarat dan Ketentuan
Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.
Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.
Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.
Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.
Selama pelarian, pelaku diduga bertahan hidup dengan cara berpindah tempat dan menghindari interaksi dengan warga. Polisi pun harus bekerja ekstra dengan menyisir sejumlah titik yang dicurigai menjadi lokasi persembunyian.
Untuk mempercepat pencarian, petugas mengerahkan unit K9 serta memanfaatkan teknologi drone guna memantau area hutan dari udara. Upaya ini akhirnya membuahkan hasil setelah polisi mendapatkan petunjuk baru terkait keberadaan pelaku.
Setelah hampir sepekan dalam pelarian, pelaku akhirnya keluar dari persembunyiannya dan kembali ke rumah orang tuanya di wilayah Bakaran, Desa Piji, Kecamatan Dawe. Informasi tersebut langsung ditindaklanjuti oleh petugas yang kemudian melakukan penangkapan pada Selasa (14/4/2026).
”Begitu kami mendapatkan informasi akurat, tim langsung bergerak dan berhasil mengamankan pelaku tanpa perlawanan,” tambah AKP Kanzi Fathan.
Saat ini pelaku telah diamankan di Polres Kudus untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut. Polisi juga masih mendalami kemungkinan adanya jaringan atau keterlibatan pelaku dalam kasus serupa di wilayah lain.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk tetap waspada serta menjaga keamanan lingkungan, terutama dalam mengantisipasi tindak pencurian kendaraan bermotor.
Editor: Zulkifli Fahmi



