Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Banyak para pemburu nomor ‘buntut’ yang mengerumuni pria yang selalu memakai sarung dan baju ala kadarnya ini. Alhasil, jalanan pun sering macet dan meresahkan warga sekitar.

Warga sekitar khawatir, dengan banyaknya orang yang datang untuk meminta nomor togel, akan memicu kerawanan sosial. Selain itu, juga rentan membuat praktik perjudian semakin marak.

Salah satu warga Desa Wonokerto, Sale, yang enggan disebutkan namanya menyebut, banyak rumor yang beredar jika nomor togel dari pria gondrong itu sering tembus. Bahkan ada orang yang sampai mendapatkan puluhan hingga ratusan juta rupiah.

“Entah benar atau tidak, tapi orang-orang kadung percaya. Rela nunggu berjam-jam, demi dapat nomor yang ditulis oleh pria itu. Lha sekarang orang waras-waras, kesannya jadi gimana gitu,“ katanya dikutip dari R2B Rembang, pada Rabu (5/8/2020).

[caption id="attachment_192966" align="aligncenter" width="880"] Warga mengerumuni pria gondrong di jembatan Hutan Tunder untuk meminta nomor togel, sebelum pria itu diamankan Satpol PP. (Foto: R2B Rembang)[/caption]

Ia juga menyebut, banyak para pemburu togel yang mengirim makanan sampai berlebih, hingga banyak yang terbuang. Pihaknya berharap pemerintah melakukan penanganan secara manusiawi terhadap pria tersebut.

Mengetahui kabar tersebut Satpol PP Rembang pun turun tangan. Bersama pihak kecamatan Sale, pria tersebut diamankan dan dipindahkan dari Jembatan Hutan Tuder, Selasa (4/8/2020) kemarin.
Kepala Bidang Ketertiban Umum, Ketentraman Masyarakat Dan Penegakan Perda Satpol PP Kabupaten Rembang Teguh Maryadi menyatakan, lalu lintas jalan terganggu lantaran banyak pencari togel yang mengerumuni pria itu.Pihaknya pun melakukan penanganan dengan memidah pria itu ke lokasi lain. “Saat orangnya diajak komunikasi, kadang ya nyambung. Kita sampaikan baik-baik tadi. Meski butuh waktu beberapa saat, akhirnya mau ikut, “ ujarnya.Ia menyebut, pria tersebut tak langsung dibawa ke tempat rehabilitasi dan hanya dipindah ke lokasi lain untuk sementara. Pasalnya, untuk membawa orang terlantar ke panti, memerlukan surat keterangan bebas Covid-19.“Kenapa kok nggak dibawa menuju panti, masalahnya harus dites bebas Covid-19 dulu melalui swab. Nah, ini jadi kendala. Maka penanganan awal dipindah ke lokasi lain yang menurut kami layak. Sambil nanti dipantau perkembangannya seperti apa, “ tandasnya. Penulis: Ali MuntohaEditor: Ali MuntohaSumber: Radio R2B Rembang

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler