Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


MURIANEWS, Blora – Bupati Blora Arief Rohman bakal membranding ulang atau re-branding Kabupaten Blora menjadi Kota Barongan. Sebelumnya, Kabupaten Blora dikenal sebagai Kota Kayu Jati.

Branding baru itu diharap bisa menarik perhatian masyarakat luas. Di Kabupaten Blora sendiri telah menjadikan kesenian barongan sebagai ikon budaya. Itu menjadi daya tarik sendiri untuk wisatawan atau masyarakat luas.

”Kesenian yang paling istimewa adalah barongan, untuk itu kami akan branding (Blora) Kota Barongan. Kalau di Ponorogo ada reog, kami (Blora) ada barongan,” kata dia dikutip dari Solopos, Jumat (12/8/2022).

Menurut Arief Rohman, sebuah kabupaten atau wilayah akan banyak dikunjungi orang, ketika di wilayah tersebut memiliki kegiatan atau event-event yang menarik.

Ia pun merencanakan Festival Barongan sebagai salah satu event budaya untuk menarik minta wisata ke Kabupaten Blora.

Baca: Pentas Barongan Blora "Gama Abilasa" Diapresiasi

Di dalam buku Sesarengan Mbangun Blora yang diterbitkan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora, dijelaskan barongan Blora merupakan kesenian khas Jawa Tengah.

Namun, dari beberapa daerah yang ada di Jawa Tengah, kesenian barongan di Kabupaten Blora secara kuantitas lebih banyak.

Seni barong merupakan salah satu kesenian rakyat yang sangat populer di kalangan masyarakat Blora, terutama masyarakat pedesaan.Dalam seni barong tercermin sifat-sifat kerakyatan masyarakat Blora, seperti sifat spontanitas, kekeluargaan, kesederhanaan, kasar, keras, kompak dan keberanian yang dilandasi kebenaran.Bentuk barong dalam kesenian barongan dibuat menyerupai singo barong atau singa besar yang digambarkan sebagai penguasa hutan angker dan sangat buas.Sementara tokoh singo barong dalam cerita barongan disebut juga Gembong Amijoyo yang berarti harimau besar yang berkuasa.Kesenian barong berbentuk tarian kelompok yang mencirikan keperkasaan gerak seekor singa raksasa.Cerita dalam kesenian barongan disebut bersumber dari Hikayat Panji yaitu suatu cerita yang diawali dari iring-iringan prajurit berkuda mengawal Raden Panji Asmarabangun/Pujonggo Anom dan Singo Barong. Penulis: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli FahmiSumber: Solopos.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler