Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pengelola Pasar Plaza Cepu, Hartono mengatakan dibandingkan dengan yang lain, pasar yang dipimpinnya itu sudah tidak layak. Kesan modern pun sudah tak tampak di sana.

’’Dibanding dengan lain, ini tidak layak. Plaza kan kesannya modern,’’ ujarnya dikutip dari Detik.com, Selasa (10/1/2023).

Padahal lokasinya strategis karena berbatasan dengan Bojonegoro, Jawa Timur. Banyak warga Bojonegoro yang belanja ke pasar itu.

Baca: Diduga Edarkan Sabu di Blora, Tiga Pria Diamankan

Dijelaskan Hartono, pasar itu pernah direhabilitasi pada 2018 lalu. Namun, pembangunan saat itu hanya menyentuh bagian depannya saja. Itu pun sekadar dipermak.

’’1990 bangunan awal. Terakhir dibangun tahun 2018, cuma bagian depan aja. Itu pun rehab,’’ terangnya.

Ia menyebut, Plaza Cepu mulanya dibangun dan dikontrak PT Cindelaras selama 20 tahun. Setelah kontraknya selesai, plaza diserahkan ke Pemkab Blora.

Pasar Plaza Cepu ini luasnya 5.963 meter persegi. Di dalamnya terdapat 111 kios, 155 los, dan 243 dasaran. Total ada 509 pedagang, kebanyakan dari Bojonegoro, Jawa Timur.
Pasar Plaza Cepu ini luasnya 5.963 meter persegi. Di dalamnya terdapat 111 kios, 155 los, dan 243 dasaran. Total ada 509 pedagang, kebanyakan dari Bojonegoro, Jawa Timur.Menurut seorang pedagang, Tini, Plaza Cepu bakal dibangun. Pihak Kementerian Perdagangan bersama Dinas Perdagangan, Koperasi, dan Usaha Kecil Menengah (Dindagkop UKM) Blora telah meninjau pasar tersebut pada September 2022.’’Katanya mau dibangun setelah lebaran,’’ kata seorang pedagang, Tini.Namun pengelola Pasar Plaza Cepu belum tahu kapan rencana itu direalisasikan. ’’Kami belum tahu pasti mana saja yang akan dibangun,’’ ujar Hartono.Dia menjelaskan ada beberapa usulan pedagang, di antaranya adanya jalan melingkar, tempat pembuangan sementara (TPS) sampah, dan los terbuka yang diberi sekat.’’Saat peninjauan kami cuma kasih masukan dari pedagang. Termasuk kantor biar dekat dengan pasar,’’ jelas Hartono. Penulis: Zulkifli FahmiEditor: Zulkifli Fahmi

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler