Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Pembakaran itu dilkaukan pada Rabu (11/1/2023) dini hari, di mana masyarakat yang mana di wilayah tersebut masyarakatnya sudah tertidur.

Saat melakukan pembakaran, KKB juga sempat melepaskan tembakan ke udara untuk menakuti warga sekitar.

BacaBerulah Lagi, KKB Serang Polres Yahukimo dan Pos Brimob

”Sekitar pukul 01.15 WIT terlihat kobaran api dan disertai letusan senjata api sebanyak tiga kali dari area Kantor Dispendukcapil Kabupaten Pegunungan Bintang,” ujar Kepala Bidang Humas Polda Papua Kombes Ignatius Benny Ady Prabowo, mengutip Kompas.com, Rabu (11/1/2023).

Setelah itu, sambung Benny, masyarakat yang tinggal di sekitar lokasi kejadian, mengamankan diri ke Polres Pegunungan Bintang.

Aparat datang ke lokasi kejadian dan melakukan penyisiran, namun sudah tidak menemukan KKB. Mereka diyakini sudah melarikan diri ke hutan.

Polisi menduga pelaku pembakaran Kantor Dispendukcapil Pegunungan Bintang masih sama dengan pelaku penembakan Brimob, pembakaran SMKN 1 Oksibil, dan penembakan pesawat kargo yang terjadi sejak Sabtu (7/1/2023) lalu.BacaKKB Serang Polisi, Warga Sipil Kena Tembak Hingga Meninggal”Masih didalami siapa yang melakukan pembakaran dan anggota masih melakukan penyisiran, namun diduga dilakukan oleh Kelompok Kriminal Bersenjata Kodap XXXV Bintang Timur,” kata  Benny.  Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler