Senin, 27 Juli 2026

Apresiasi Pembaca

Kirimkan apresiasi Anda untuk mendukung jurnalisme bersih dan profesional Murianews.com

Syarat dan Ketentuan

Definisi Apresiasi Pembaca adalah fitur dukungan dari pembaca kepada Murianews.com dalam bentuk kontribusi finansial melalui platform resmi kami.

Kontribusi ini bersifat sukarela dan tidak memberikan hak kepemilikan atau kendali atas konten maupun kebijakan redaksi.

Seluruh kontribusi akan digunakan untuk mendukung keberlangsungan layanan, pengembangan konten, dan operasional redaksi.

Murianews.com tidak berkewajiban memberikan balasan atas kontribusi, namun kami menghargai setiap dukungan yang diberikan.


Massa itu menyerang Mako Brimob Polda Papua, di mana  saat itu, yakni Selasa (10/1/2023), Lukas Enembe berada di Mako tersebut setelah ditangkap oleh KPK.

Kapolres Jayapura AKBP Fredrickus W.A Maclarimboen mengatakan, ada empat yang terkena luka tembakan. Mereka dirawat di rumah sakit.

”Total ada empat yang terluka tembak, tiga sudah dipulangkan dan hanya satu yang masih dirawat di RS Bhayangkara Jayapura,” ujarnya, mengutip Kompas.com, Rabu (11/1/2023).

Baca: Pendukung Lukas Enembe Serang Mako Brimob Kotaraja Papua

Menurut dia, dari tiga korban yang sudah dipulangkan, seluruhnya termasuk dari massa yang berusaha masuk ke kawasan Base Ops Lanud Jayapura. Sementara satu korban yang masih dirawat merupakan seorang ibu yang terkena peluru nyasar saat berada di sebuah toko.

Sementara Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD meminta agar masyarakat tidak berbuat destruktif usai Gubernur Papua Lukas Enembe ditangkap.
”Kepada yang lain saya juga ingin mengatakan, jangan melakukan langkah-langkah destruktif, karena ini murni penegakkan (hukum) dan tidak akan berhenti di Lukas,” ujar Mahfud.Mahfud juga meminta agar pembela Lukas Enembe tidak melakukan perusakan.”Atas nama pembelaan, lalu melakukan pengrusakan-pengrusakan. Hukum akan ditegakkan kepada siapa pun tanpa pandang bulu,” tegas Mahfud. Penulis: Cholis AnwarEditor: Cholis AnwarSumber: Kompas.com

Baca Juga

Follow Murianews.com untuk mendapatkan informasi terkini. Klik WhatsApp Channel & Google News

Terpopuler